Swiss Nyatakan Siap Jadi Mediator Perundingan AS-Iran

AKURAT.CO Perang di Timur Tengah masih belum sampai pada titik akhir. Sejumlah pihak pun mencoba menjadi mediator perdamaian. Salah satunya Swiss. Pemerintah negara itu menyatakan kesiapannya untuk menjadi mediator antara Amerika Serikat dan Iran.
Dalam pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri Swiss menegaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan situasi secara dekat. Swiss juga menekankan kesiapan untuk memfasilitasi dialog antara kedua pihak, mengingat peran tradisionalnya dalam mediasi diplomatik, terutama karena tidak adanya hubungan langsung antara Washington dan Teheran.
Dalam keterangan tersebut dijelaskan bahwa Swiss, yang telah lama mewakili kepentingan Amerika Serikat di Iran selama beberapa dekade, memiliki pengalaman luas dalam mengelola komunikasi tidak langsung. Dengan demikian, negara itu dinilai berada pada posisi yang tepat untuk menjembatani perbedaan dan meredakan ketegangan.
Langkah ini muncul di tengah situasi sensitif di kawasan, seiring meningkatnya seruan internasional untuk menurunkan eskalasi dan kembali ke jalur diplomasi guna menghindari dampak yang dapat mengganggu stabilitas regional maupun global.
Sumber: Voiceofemirates
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







