Akurat
Pemprov Sumsel

Iran Bantah Keras Klaim Trump Bahwa Teheran Sepakat Serahkan Uranium tanpa Biaya Sepeser pun

Fitra Iskandar | 18 April 2026, 07:49 WIB
Iran Bantah Keras Klaim Trump Bahwa Teheran Sepakat Serahkan Uranium tanpa Biaya Sepeser pun
Ilustrasi konflik Iran-AS. Foto: Pixabay

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim Iran telah menyetujui seluruh poin dalam pembicaraan terkait program nuklir, termasuk bekerja sama dengan AS untuk mengeluarkan uranium yang telah diperkaya.

Dalam wawancara via telepon, Trump menegaskan proses tersebut tidak akan melibatkan pengerahan pasukan darat AS. Namun, saat ditanya pihak yang akan mengambil uranium tersebut, ia hanya menyebut “orang-orang kami” tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

“Tidak ada pasukan. Kami akan turun bersama mereka, mengambilnya, lalu membawanya. Kami akan melakukannya bersama karena saat itu sudah ada kesepakatan, tidak perlu ada pertempuran,” ujar Trump.

Ia menambahkan, material uranium tersebut nantinya akan dibawa ke Amerika Serikat.

“Orang-orang kami, bersama pihak Iran, akan bekerja sama untuk mengambilnya, lalu kami bawa ke Amerika Serikat,” katanya.

Namun, beberapa jam setelah pernyataan tersebut, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengeluarkan bantahan. Dalam pernyataan resminya disebutkan bahwa uranium yang diperkaya dianggap “sakral” seperti wilayah Iran dan tidak akan dipindahkan ke mana pun dalam kondisi apa pun.

Pernyataan itu juga menegaskan bahwa opsi pemindahan uranium ke Amerika Serikat tidak pernah menjadi bagian dari pembahasan.

Trump juga mengklaim Teheran telah sepakat menghentikan dukungan terhadap kelompok proksi seperti Hezbollah dan Hamas.

Saat ditanya waktu pengumuman kesepakatan, Trump menyebut kedua pihak akan kembali bertemu pada akhir pekan ini. Ia menambahkan, AS akan tetap melanjutkan blokade hingga kesepakatan benar-benar tercapai.

Sementara itu, laporan media menyebut pemerintahan Trump sempat mempertimbangkan pencairan aset Iran yang dibekukan senilai 20 miliar dolar AS sebagai imbalan atas stok nuklirnya. Namun, Trump membantah kabar tersebut.

“Tidak, kami tidak membayar satu sen pun,” tegasnya.

Sumber: CBSnews

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.