Akurat
Pemprov Sumsel

China Desak AS untuk Menghentikan Serangan terhadap Fasilitas Nuklir yang Digunakan untuk Tujuan Damai

Fitra Iskandar | 20 April 2026, 21:59 WIB
China Desak AS untuk Menghentikan Serangan terhadap Fasilitas Nuklir yang Digunakan untuk Tujuan Damai
Ilustrasi fasilitas nuklir. Foto:britannica.com

AKURAT.CO Pemerintah China mendesak Amerika Serikat menghentikan serangan terhadap fasilitas nuklir damai milik negara non-pemilik senjata nuklir.Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun, Senin (20/4/2026) menyampaikan hal tersebut di Beijing.

Ia juga mengungkapkan bahwa China telah menyerahkan laporan implementasi nasionalnya dalam Konferensi Tinjauan ke-11 Treaty on the Non-Proliferation of Nuclear Weapons.

Guo mengatakan konferensi tersebut harus mendorong Amerika Serikat untuk menjalankan tanggung jawab utamanya dalam perlucutan senjata nuklir. “Amerika Serikat harus memenuhi tanggung jawab khusus dan utamanya dalam perlucutan senjata nuklir, mengoreksi tindakan menyerang fasilitas nuklir damai milik negara non-nuklir, serta menghentikan pembentukan aliansi nuklir melalui pengaturan seperti berbagi senjata nuklir,” ujarnya.

Ia juga meminta Washington mengambil langkah untuk menekan tren negatif, termasuk upaya Jepang dalam mengembangkan kemampuan nuklir secara mandiri, serta menangani risiko proliferasi dari kerja sama kapal selam nuklir antara AS, Inggris, dan Australia dalam kerangka AUKUS.

Dalam laporan tersebut, China turut menyerukan pengurangan risiko nuklir dan pencegahan perang nuklir melalui pendekatan politik dan diplomatik. Selain itu, Beijing menekankan pentingnya melindungi hak negara berkembang untuk memanfaatkan energi nuklir secara damai.

Guo menegaskan China tetap berpegang pada strategi nuklir defensif. “China menganut strategi nuklir defensif, mengikuti kebijakan tidak menggunakan senjata nuklir terlebih dahulu, dan menjaga kemampuan nuklir pada tingkat minimum yang diperlukan untuk keamanan nasional,” katanya.

Ia menambahkan China berkomitmen menjaga otoritas dan efektivitas NPT. “Semua pihak harus menegaskan kembali komitmen untuk menjaga stabilitas strategis global dan mematuhi prinsip keamanan yang setara bagi semua, serta mendorong perlucutan senjata nuklir secara bertahap,” ujarnya.

Laporan tersebut juga mendorong penyelesaian perjanjian saling tidak menggunakan senjata nuklir terlebih dahulu.

Sebelumnya, China mengecam serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran, yang disebut sebagai “pukulan berat” terhadap NPT.

Sejak serangan dimulai bulan lalu, AS dan Israel dilaporkan menargetkan fasilitas nuklir Iran di sejumlah kota, termasuk Ardakan, Bushehr, dan Khondab.

Sumber: TRTWorld

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.