Jemaah Haji Cemas Ibadah di Tengah Perang Iran: Serasa Taruhan Nyawa

AKURAT.CO Ketegangan konflik antara Iran dan Israel yang melibatkan Amerika Serikat membuat sejumlah calon jemaah haji Indonesia diliputi kecemasan. Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah menjadi bayang-bayang tersendiri menjelang keberangkatan musim haji 2026.
Sukri, jemaah haji kloter 1 Embarkasi Surabaya asal Kabupaten Probolinggo, mengaku was-was dengan kondisi geopolitik yang memanas. Ia khawatir konflik bersenjata dan serangan udara di kawasan tersebut dapat mengancam keselamatan penerbangan menuju Arab Saudi.
“Kalau lolos dari rudal, kita semua bisa masuk Saudi,” ujarnya kepada media, Selasa (21/4/2026).
Keberangkatan yang dijadwalkan Rabu dini hari itu membuat Sukri memilih berserah diri. Ia mengaku terus memanjatkan doa agar perjalanan menuju Tanah Suci berjalan aman tanpa gangguan di ruang udara internasional.
Meski rasa cemas menyelimuti, ia tetap bertekad menunaikan ibadah haji dengan penuh tawakal. Baginya, situasi yang tidak menentu ini terasa seperti pertaruhan besar, namun keyakinan dan doa menjadi pegangan utama.
Menanggapi kekhawatiran para jemaah, pemerintah memastikan keselamatan penerbangan haji menjadi prioritas. Kementerian Luar Negeri RI disebut terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi untuk memantau perkembangan situasi di kawasan Teluk.
Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Henin Hamidah, memastikan proses pemberangkatan tetap berjalan sesuai rencana. Pemerintah juga menegaskan maskapai pengangkut jemaah akan menggunakan rute penerbangan langsung menuju Jeddah tanpa melintasi wilayah udara yang terdampak langsung konflik.
Baca Juga: Staf PBNU Mangkir, KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji
Sebanyak 760 jemaah haji kloter 1 dan 2 asal Probolinggo telah tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Mereka menjadi rombongan pertama dari Jawa Timur yang menandai dimulainya musim haji 2026.
Di tengah situasi geopolitik yang belum sepenuhnya stabil, para jemaah berharap ibadah di Tanah Suci tetap dapat berlangsung dengan aman dan lancar. Pemerintah pun berjanji terus memantau dinamika kawasan demi memastikan keselamatan seluruh jemaah Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






