Qatar Bantah Dukung Jaksa ICC untuk Jerat Netanyahu: Tuduhan Tidak Benar!

AKURAT.CO Pemerintah Qatar secara tegas membantah tudingan yang menyebut pihaknya mendukung Jaksa Kepala Mahkamah Pidana Internasional (ICC), Karim Khan, demi mendorong langkah hukum terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Qatar: Tuduhan “Sepenuhnya Salah”
Dalam pernyataan resmi pada Rabu, Kantor Media Internasional Qatar menyebut klaim tersebut “sepenuhnya tidak benar” dan menilai tudingan itu sebagai upaya menghindari akuntabilitas internasional.
“Upaya mengaitkan Qatar dengan pembicaraan tidak pantas dengan pejabat ICC adalah tuduhan yang sama sekali tidak berdasar,” demikian isi pernyataan tersebut.
Tuduh Israel Sebar Informasi Menyesatkan
Qatar juga menuding pejabat Israel telah berulang kali menyebarkan informasi yang menyesatkan melalui kebocoran selektif demi kepentingan politik mereka sendiri.
Menurut Doha, berbagai klaim tersebut sebelumnya telah berulang kali dibantah dan terbukti tidak benar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







