Trump Diduga Permainkan Hukum Demi Klaim Perang dengan Iran Telah Berakhir

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump diduga memanfaatkan celah hukum domestik dengan menyatakan konflik militer antara AS dan Iran telah berakhir.
Klaim tersebut disampaikan melalui surat resmi kepada Kongres menyusul gencatan senjata yang diberlakukan pada awal April 2026.
Dalam surat itu, Trump menyebut permusuhan dengan Iran telah dihentikan, sehingga tidak lagi diperlukan persetujuan legislatif untuk melanjutkan operasi militer.
Sikap ini berkaitan dengan ketentuan War Powers Resolution yang mewajibkan presiden menghentikan operasi militer dalam 60 hari tanpa restu Kongres.
Baca Juga: Pakar Sebut Amerika Kalah atas Iran dalam Strategi Perang
Trump bahkan menilai aturan tersebut tidak konstitusional dan menganggap gencatan senjata cukup menjadi dasar untuk menyatakan konflik telah selesai.
Namun, sejumlah anggota Kongres, terutama dari Partai Demokrat, menolak klaim tersebut. Mereka menilai situasi di lapangan belum sepenuhnya kondusif, mengingat pasukan AS masih bersiaga dan aktivitas militer dinilai belum benar-benar berhenti.
Konflik antara Amerika Serikat dan Iran sendiri meningkat sejak akhir Februari 2026, ditandai dengan serangan udara dan balasan rudal di kawasan Timur Tengah.
Meski gencatan senjata telah diberlakukan, ketegangan kedua negara disebut masih tinggi dan belum mencapai kesepakatan damai permanen.
Baca Juga: Trump: Hancurkan Iran Habis-Habisan atau Buat Kesepakatan
Sejumlah pihak menilai pernyataan Trump lebih bersifat strategis untuk menghindari kewajiban hukum dalam negeri, ketimbang mencerminkan kondisi riil di lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









