Sanders Tuduh Trump–Netanyahu Perpanjang Perang yang Mematikan di Timur Tengah

AKURAT.CO Senator Amerika Serikat Bernie Sanders melontarkan kritik keras terhadap Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang dituduh memperpanjang konflik bersenjata di Timur Tengah.
Dalam pernyataannya di platform X pada Selasa (5/5/2026), Sanders mengungkapkan skala korban yang terus meningkat akibat konflik tersebut. Di Iran, tercatat sekitar 3.375 orang tewas dan lebih dari 26.500 lainnya luka-luka. Sementara di Lebanon, jumlah korban tewas mencapai 2.702 orang dengan 8.311 orang terluka.
Kekerasan juga meluas ke negara-negara Teluk, dengan sedikitnya 28 orang dilaporkan tewas dan lebih dari 289 lainnya mengalami luka. Di pihak Israel, Sanders mencatat 26 korban jiwa dan 7.791 orang terluka.
Tidak hanya itu, Amerika Serikat juga mengalami kerugian militer. Sebanyak 13 tentara AS dilaporkan tewas dan 381 personel lainnya mengalami luka dalam rangkaian konflik yang terus memanas.
“Cukup sudah perang tanpa akhir yang dilakukan Trump dan Netanyahu,” tulis Sanders dalam pernyataannya.
Ketegangan kawasan meningkat tajam sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut memicu aksi balasan dari Teheran serta mengganggu stabilitas jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz.
Upaya meredakan konflik sempat dilakukan melalui gencatan senjata yang berlaku pada 8 April dengan mediasi Pakistan. Namun, perundingan lanjutan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan permanen. Gencatan senjata itu kemudian diperpanjang oleh Trump tanpa batas waktu yang jelas.
Sejak 13 April, Amerika Serikat juga memberlakukan blokade laut yang menargetkan lalu lintas maritim Iran di kawasan Selat Hormuz, memperbesar risiko eskalasi konflik di salah satu jalur perdagangan energi paling vital di dunia.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






