Akurat Logo

Ketegangan Meningkat di Perbatasan Lebanon, Tentara Israel Menyatakan 2 Wilayah Utara sebagai Zona Militer Tertutup

Fitra Iskandar | 16 Mei 2026, 11:32 WIB

AKURAT.CO Militer Israel menetapkan wilayah utara Rosh Hanikra dan Achziv sebagai zona militer tertutup di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di perbatasan Lebanon. Keputusan itu diumumkan pada Jumat malam setelah serangkaian serangan drone dan roket mengguncang kawasan utara Israel.

Dalam pernyataan resminya, tentara Israel menyebut status darurat tersebut mulai berlaku pukul 21.20 waktu setempat. Warga sipil dilarang memasuki area tersebut hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Perintah penutupan wilayah itu ditandatangani Kepala Komando Utara Israel, Rafi Milo, menyusul evaluasi situasi keamanan terbaru.

Sepanjang Jumat, sirene serangan udara dilaporkan berbunyi sedikitnya tujuh kali di wilayah utara Israel akibat infiltrasi drone dan peluncuran roket dari Lebanon selatan.

Militer Israel kini semakin khawatir terhadap penggunaan drone milik Hezbollah, terutama jenis drone serat optik yang dinilai lebih sulit dideteksi radar pertahanan udara Israel.

Pada akhir April lalu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengakui bahwa rudal dan drone Hezbollah menjadi dua ancaman besar bagi keamanan negaranya. Netanyahu bahkan mendesak militer Israel segera mengembangkan sistem penangkal yang lebih efektif.

Ketegangan Israel dan Lebanon terus meningkat sejak pecahnya konflik besar di kawasan perbatasan pada Maret lalu. Menurut pejabat Lebanon, serangan Israel sejak 2 Maret telah menewaskan lebih dari 2.950 orang, melukai hampir 9.000 lainnya, serta memaksa lebih dari 1,6 juta warga mengungsi.

Jumlah pengungsi tersebut diperkirakan mencapai sekitar seperlima populasi Lebanon, menjadikan konflik terbaru ini sebagai salah satu krisis kemanusiaan terbesar di kawasan Timur Tengah dalam beberapa tahun terakhir.

Sumber: Anadolu

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.