Akurat Logo

9 WNI Peserta Misi Kemanusiaan Gaza Tiba di Istanbul Usai Ditahan Militer Israel

Moehamad Dheny Permana | 21 Mei 2026, 21:56 WIB
9 WNI Peserta Misi Kemanusiaan Gaza Tiba di Istanbul Usai Ditahan Militer Israel
Menlu RI Sugiono.

AKURAT.CO Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan militer Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dipastikan telah keluar dari wilayah Israel dan tiba di Istanbul, Turki.

Menteri Luar Negeri (Menlu RI), Sugiono, menyebut, para WNI saat ini tengah bersiap melanjutkan perjalanan pulang ke Indonesia.

“Pemerintah Indonesia dengan penuh rasa syukur menyampaikan bahwa sembilan warga negara Indonesia yang ditangkap oleh militer Israel saat ini dalam perjalanan meninggalkan wilayah Israel,” ujar Sugiono.

Pemerintah Indonesia, lanjut Sugiono, terus melakukan koordinasi intensif sejak menerima laporan pencegatan kapal kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 oleh militer Israel.

Upaya diplomatik dilakukan melalui berbagai jalur internasional dengan melibatkan sejumlah perwakilan RI di luar negeri, termasuk Kedutaan Besar RI di Ankara, Kairo, Roma, dan Amman, serta Konsulat Jenderal RI di Istanbul.

Sugiono juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Turki yang dinilai berperan aktif membantu proses pembebasan hingga pemulangan para WNI tersebut.

Baca Juga: Puan: Kritik PDIP ke Pemerintah Bersifat Konstruktif dan untuk Kepentingan Rakyat

Menurutnya, komunikasi dengan berbagai otoritas dan mitra internasional terus dilakukan guna memastikan keselamatan seluruh WNI yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut.

“Pemerintah Indonesia terus menjalin komunikasi aktif dengan otoritas dan mitra internasional terkait guna memastikan keselamatan dan percepatan pembebasan seluruh warga negara Indonesia,” katanya.

Sebelumnya, sembilan WNI tersebut ikut dalam misi Global Sumud Flotilla 2.0 yang membawa bantuan kemanusiaan menuju Gaza sebelum akhirnya dicegat oleh militer Israel.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.