Juru Bicara Hamas: Tuduhan Board of Peace Menyesatkan, Kami Siap Serahkan Gaza!

AKURAT.CO Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, menolak tuduhan bahwa kelompoknya menolak melepaskan kendali atas Jalur Gaza. Dalam pernyataannya pada Selasa (2/6/2026), Qassem menyebut klaim yang disampaikan Board of Peace sebagai "kebohongan yang menyesatkan" yang bertujuan membenarkan berlanjutnya agresi Israel.
Dalam wawancara dengan Anadolu Agency, Qassem menegaskan Hamas sepenuhnya siap menyerahkan seluruh tanggung jawab pemerintahan, termasuk urusan keamanan, kepada Komite Nasional Administrasi Gaza yang berbasis di Kairo.
Menurutnya, mekanisme tersebut telah disepakati oleh seluruh pihak terkait dan Hamas tidak memiliki niat untuk menghambat proses transisi yang sedang dirancang.
Qassem justru menuding Israel dan Direktur Eksekutif Board of Peace, Nikolay Mladenov, sebagai pihak yang menghambat kerja komite tersebut. Ia menilai keduanya mengaitkan seluruh jalur negosiasi dengan satu isu tertentu, yang menurutnya tidak sejalan dengan visi Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait perdamaian di Gaza.
Selain itu, Hamas menuduh Board of Peace gagal memberikan tekanan yang cukup kepada Israel agar mengizinkan komite tersebut memasuki Gaza dan memperoleh sumber daya yang diperlukan untuk menjalankan tugasnya.
Pernyataan Qassem muncul di tengah upaya penerapan kerangka pemerintahan transisi di Gaza yang diumumkan Gedung Putih pada 16 Januari lalu. Kerangka tersebut mencakup pembentukan Board of Peace, Komite Nasional Administrasi Gaza, dan Pasukan Stabilisasi Internasional.
Komentar Hamas juga disampaikan saat proses menuju fase kedua perjanjian yang mulai berlaku pada 10 Oktober menghadapi berbagai hambatan. Hamas menuduh Israel meningkatkan pelanggaran di lapangan dan tidak mematuhi ketentuan yang telah disepakati dalam perjanjian tersebut.
Sumber: Yeni Safak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








