Akurat Logo

Zelensky Buat Surat Terbuka, Tantang Putin Bertemu Langsung dan Tawarkan Jalan Akhiri Perang

Fitra Iskandar | 5 Juni 2026, 09:26 WIB
Zelensky Buat Surat Terbuka, Tantang Putin Bertemu Langsung dan Tawarkan Jalan Akhiri Perang
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Foto: TASS

AKURAT.CO Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengirim surat terbuka kepada Presiden Rusia Vladimir Putin yang berisi ajakan untuk menggelar pertemuan langsung guna mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun.

Surat tersebut dipublikasikan pada Kamis (4/6/2026) dan, menurut kantor kepresidenan Ukraina, juga dikirim kepada sejumlah negara termasuk Amerika Serikat.

Dalam suratnya, Zelensky menegaskan bahwa Ukraina siap menempuh jalur diplomasi untuk mengakhiri konflik. Namun, ia juga memperingatkan bahwa Kyiv akan terus melanjutkan perlawanan apabila tidak ada kemajuan menuju perdamaian.

Zelensky menilai sebagian besar masyarakat Rusia mulai merasakan dampak perang yang berkepanjangan, mulai dari serangan drone dan rudal Ukraina, inflasi, hingga kelangkaan bahan bakar. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alasan kuat untuk segera mencari jalan keluar dari konflik.

Presiden Ukraina juga menyoroti perhatian Amerika Serikat yang saat ini banyak tersita oleh perkembangan konflik di Iran. Karena itu, ia menilai upaya perdamaian di Eropa tidak boleh menunggu hingga isu Ukraina kembali menjadi fokus utama Washington.

Dalam surat tersebut, Zelensky menyatakan bahwa proses perdamaian harus dimulai dari garis depan pertempuran. Ia mengusulkan pemberlakuan gencatan senjata penuh selama proses negosiasi berlangsung.

Menurut Zelensky, Amerika Serikat memiliki kemampuan untuk memantau pelaksanaan gencatan senjata di sepanjang garis kontak antara pasukan Ukraina dan Rusia.

Ia juga mengusulkan penetapan tanggal pasti untuk pertemuan tingkat tinggi antara dirinya dan Putin. Beberapa negara disebutnya berpotensi menjadi tuan rumah perundingan, termasuk Swiss, Turki, dan sejumlah negara Arab yang selama ini kerap memfasilitasi dialog internasional.

"Jangan takut mengambil jalan keluar dari perang ini. Itulah yang paling dibutuhkan saat ini," tulis Zelensky dalam suratnya.

Ia menegaskan bahwa Ukraina menawarkan penyelesaian konflik melalui keterlibatan langsung kedua pemimpin negara.

"Saya mengusulkan pertemuan. Jika Anda tidak sampai pada kesimpulan bahwa sudah waktunya mengakhiri perang, Ukraina akan terus berjuang untuk mempertahankan eksistensinya," tulisnya.

Zelensky juga mengingatkan bahwa perang yang berkepanjangan berpotensi membawa konsekuensi politik di dalam negeri Rusia.

"Sejarah Rusia menunjukkan bahwa ketika masyarakat mulai lelah, perubahan akan datang," tulis Presiden Ukraina tersebut.

Sementara itu, Kremlin mengonfirmasi telah menerima surat terbuka dari Zelensky dan menyatakan bahwa Presiden Vladimir Putin akan diberi penjelasan mengenai isi dokumen tersebut.

Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengatakan surat itu juga akan disampaikan melalui jalur diplomatik resmi.

Menurut Sybiha, proposal yang diajukan Zelensky merupakan langkah serius dan realistis untuk mengakhiri perang, lengkap dengan tahapan yang dapat dilaksanakan serta undangan pertemuan langsung antara kedua pemimpin.

"Kami mengharapkan respons yang serius terhadap proposal ini. Sudah waktunya mengakhiri perang dan memilih perdamaian," ujarnya.

Sumber: iNews

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.