Akurat Logo

Keir Starmer Terancam Lengser, Andy Burnham Difavoritkan Jadi PM Inggris Berikutnya

Fitra Iskandar | 22 Juni 2026, 11:27 WIB
Keir Starmer Terancam Lengser, Andy Burnham Difavoritkan Jadi PM Inggris Berikutnya
Keir Starmer. Foto: BBC

AKURAT.CO Masa depan Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer berada di ujung tanduk. Dalam 48 jam terakhir, tekanan dari dalam Partai Buruh (Labour Party) meningkat tajam, memicu spekulasi bahwa Starmer dapat mengumumkan jadwal pengunduran dirinya dalam waktu dekat.

Meski selama ini Starmer berulang kali menegaskan tidak akan mundur dan siap menghadapi setiap tantangan kepemimpinan, suasana politik di pemerintahan Inggris disebut berubah drastis.

Sejumlah sumber internal pemerintah mengungkapkan bahwa peluang Starmer untuk tetap bertahan kini semakin kecil. Bahkan, beberapa pihak meyakini pengumuman terkait masa transisi kepemimpinan bisa disampaikan secepatnya pada Senin.

Pernyataan Menteri Bisnis Inggris Peter Kyle semakin memperkuat spekulasi tersebut. Dalam wawancara dengan BBC, Kyle mengatakan Starmer akan melakukan “apa yang terbaik bagi negara” dan sedang mempertimbangkan berbagai realitas politik yang dihadapinya.

Kekalahan Politik yang Memperparah Krisis

Tekanan terhadap Starmer sebenarnya telah berlangsung selama beberapa bulan. Namun hasil pemilihan sela Makerfield menjadi titik balik yang mempercepat krisis kepemimpinannya.

Kemenangan telak Andy Burnham dalam kontestasi tersebut dianggap sebagai sinyal kuat bahwa Partai Buruh membutuhkan figur baru untuk menghadapi tantangan politik dari partai Reform UK yang dipimpin Nigel Farage.

Sejumlah anggota parlemen Partai Buruh menilai masalah utama bukan terletak pada partainya, melainkan pada Starmer secara pribadi yang dianggap kehilangan daya tarik di mata publik.

Daftar anggota parlemen yang meminta Starmer mundur pun terus bertambah sejak pekan lalu. Bahkan beberapa menteri kabinet senior dikabarkan turut menyuarakan keinginan serupa secara tertutup.

Yang paling mencolok, sejumlah nama penting seperti Menteri Luar Negeri Yvette Cooper, Menteri Dalam Negeri Shabana Mahmood, dan Menteri Transportasi Heidi Alexander disebut telah meminta Starmer mundur, namun tetap bertahan dalam kabinet. Situasi ini dinilai sebagai bukti melemahnya otoritas politik sang perdana menteri.

Andy Burnham Jadi Kandidat Terkuat Pengganti

Di tengah gejolak tersebut, nama Andy Burnham kini menjadi favorit utama untuk mengambil alih kepemimpinan Partai Buruh sekaligus kursi Perdana Menteri Inggris.

Mantan Wali Kota Greater Manchester itu dinilai memiliki rekam jejak kuat dalam menghadapi tantangan politik dari kubu populis dan mampu menarik kembali dukungan pemilih yang mulai menjauh dari Partai Buruh.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.