Akurat Logo

Perkuat Pemberantasan Korupsi di Kalangan Militer China, Xi Jinping Angkat Dua Jenderal Baru

Fitra Iskandar | 4 Juli 2026, 11:24 WIB
Perkuat Pemberantasan Korupsi di Kalangan Militer China, Xi Jinping Angkat Dua Jenderal Baru
Ilustrasi. Foto: Pixabay

AKURAT.CO Presiden China Xi Jinping kembali melakukan perombakan di jajaran militer dengan mempromosikan dua perwira senior menjadi jenderal. Salah satu di antaranya ditunjuk sebagai pimpinan baru lembaga disiplin dan antikorupsi militer, di tengah upaya Beijing memperkuat kembali struktur komando tertinggi Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA).

Dalam upacara resmi di Beijing pada Jumat (4/7/2026), Xi Jinping menganugerahkan pangkat jenderal kepada Zhang Shuguang dan Wang Gang, yang merupakan pangkat tertinggi bagi perwira aktif di militer China.

Zhang Shuguang, yang selama ini dikenal sebagai pejabat senior di bidang pemberantasan korupsi militer, dipercaya memimpin Komisi Inspeksi Disiplin Komisi Militer Pusat (Central Military Commission/CMC). Ia menggantikan Zhang Shengmin, yang telah menjabat sebagai kepala badan antikorupsi militer sejak 2017.

Sementara itu, Wang Gang yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Angkatan Udara PLA juga resmi menyandang pangkat jenderal.

Xi Jinping Terus Lanjutkan Kampanye Antikorupsi

Pengangkatan tersebut menjadi bagian dari kampanye antikorupsi yang telah dijalankan Xi Jinping selama beberapa tahun terakhir.

Dalam periode itu, puluhan pejabat tinggi serta sejumlah jenderal senior telah diperiksa, dicopot, hingga diberhentikan dari jabatannya karena dugaan korupsi dan pelanggaran disiplin.

Bahkan pada Mei lalu, dua mantan Menteri Pertahanan China dijatuhi hukuman mati dengan penangguhan eksekusi dalam kasus korupsi yang menjadi perhatian publik.

Gelombang pemberantasan korupsi tersebut turut mengubah struktur kepemimpinan militer China. Dari semula terdiri atas tujuh anggota, jajaran tertinggi Komisi Militer Pusat kini praktis hanya menyisakan Xi Jinping sebagai ketua dan Zhang Shengmin sebagai wakil ketua.

Perwira Senior Jalani Pendidikan Politik Khusus

Sebagai bagian dari reformasi militer, Xi Jinping juga mengirim para perwira senior PLA mengikuti program pendidikan politik intensif selama sepuluh pekan pada awal tahun ini.

Dalam pengarahan kepada para peserta, Xi menegaskan bahwa praktik mencari keuntungan pribadi dan korupsi bertentangan dengan prinsip dasar Partai Komunis China.

Selama pelatihan, para perwira mempelajari kembali pemikiran Xi Jinping, memperbarui sumpah setia kepada Partai Komunis, serta menjalani sesi evaluasi mendalam terhadap kinerja dan integritas masing-masing.

Media militer China menyebut para peserta didorong untuk melakukan "revolusi terhadap diri sendiri" dengan mengakui berbagai kelemahan, mengidentifikasi pengaruh negatif, serta memperkuat disiplin internal.

Dinilai Perkuat Kendali Xi atas Militer

Pengamat Neil Thomas dari Asia Society Policy Institute menilai langkah Xi Jinping menunjukkan upaya memperketat kontrol politik terhadap militer agar menjadi kekuatan tempur yang lebih disiplin dan efektif.

Menurutnya, Xi meyakini bahwa kendali politik yang lebih kuat akan meningkatkan kemampuan PLA dalam menjalankan misi strategis China, termasuk terkait isu Taiwan dan Laut China Selatan.

Meski pembersihan besar-besaran terhadap jajaran komandan senior berpotensi memengaruhi kesiapan tempur dalam jangka pendek, Xi dinilai bersedia mengambil risiko tersebut demi membangun militer yang lebih profesional, loyal, dan bebas dari praktik korupsi.

Jajaran Komisi Militer Pusat yang saat ini menjabat dibentuk pada Oktober 2022 dan diperkirakan akan mengalami pembaruan setelah Kongres Partai Komunis China berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada 2027.

Sumber: Reuters

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.