Jepang Tolak Penilaian Intelijen AS soal Pergeseran Sikap atas Taiwan

AKURAT.CO Jepang menegaskan tidak mengubah posisinya dalam menentukan ancaman eksistensial, sekaligus membantah penilaian badan intelijen Amerika Serikat yang menyebut ada “pergeseran signifikan” dalam sikap Tokyo terkait Taiwan.
Penegasan itu disampaikan Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Minoru Kihara pada Kamis, 19 Maret, menanggapi laporan ancaman tahunan intelijen AS yang dirilis sehari sebelumnya. Laporan tersebut menilai pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengenai kemungkinan respons militer Jepang jika China menyerang Taiwan berbeda dari retorika para pemimpin Jepang sebelumnya.
“Posisi pemerintah dalam menilai situasi krisis eksistensial berdasarkan seluruh informasi yang dikumpulkan tetap konsisten dengan masa lalu,” kata Kihara dalam konferensi pers.
Ia menegaskan penilaian bahwa telah terjadi perubahan besar dalam sikap Jepang tidak akurat.
China, yang menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, merespons keras pernyataan Takaichi. Beijing meminta warganya tidak bepergian ke Jepang dan membatasi sebagian ekspor ke negara tersebut.
Sementara itu, Takaichi berulang kali menegaskan bahwa pandangannya tetap sejalan dengan kebijakan Jepang yang telah lama berlaku.
Sumber: Reuters
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









