Maksud Terselubung Iran Buka Akses bagi Media Asing untuk Liputan Pemakaman Ali Khamenei

AKURAT.CO Pemerintah Iran mengambil langkah yang tidak biasa menjelang prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dengan memberikan izin masuk kepada puluhan media asing untuk meliput langsung rangkaian acara di Teheran.
Kebijakan tersebut dinilai sebagai salah satu pelonggaran akses terbesar bagi jurnalis internasional dalam beberapa tahun terakhir, di tengah ketatnya pembatasan yang selama ini diberlakukan terhadap warga negara asing.
Laporan The Washington Post yang terbit pada 7 Juli waktu setempat menyebutkan, pemerintah Iran mengeluarkan visa dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi wartawan asing untuk meliput pemakaman Khamenei. Langkah itu dilakukan setelah pemimpin tertinggi Iran tersebut dilaporkan tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel.
Selain membuka akses bagi media internasional, ratusan jurnalis lokal juga dikerahkan untuk meliput seluruh tahapan prosesi pemakaman, mulai dari penghormatan terakhir hingga agenda kenegaraan lainnya.
Meski demikian, wartawan asing tetap diwajibkan mematuhi aturan peliputan yang ketat selama berada di Iran. Mereka diizinkan melakukan pelaporan langsung, namun aktivitasnya berada di bawah pengawasan pemerintah.
Selama beberapa tahun terakhir, Iran dikenal memperketat pemberian visa bagi warga negara asing karena alasan keamanan dan meningkatnya ketegangan geopolitik, terutama setelah hubungan dengan Amerika Serikat dan Israel kembali memanas.
Warga dari sejumlah negara Barat, termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada, umumnya menghadapi proses pemeriksaan yang lebih panjang sebelum memperoleh izin masuk. Pemerintah Iran juga memperketat pengawasan terhadap aktivitas warga asing menyusul gelombang demonstrasi besar dan krisis ekonomi yang melanda negara tersebut.
Dinilai Upaya Mengendalikan Narasi Global
Sejumlah pengamat menilai keputusan membuka akses kepada media asing bukan sekadar bentuk transparansi, melainkan bagian dari strategi komunikasi pemerintah Iran untuk membentuk persepsi internasional mengenai pemakaman Khamenei.
Dengan mengizinkan media global hadir secara langsung, Teheran dinilai ingin memastikan narasi resmi pemerintah memperoleh perhatian luas sekaligus menunjukkan besarnya dukungan publik terhadap kepemimpinan Khamenei.
Pemerintah Sediakan Transportasi dan Penginapan Gratis
Di sisi lain, pemerintah Iran juga menyiapkan berbagai fasilitas guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam prosesi pemakaman.
Otoritas menyediakan transportasi gratis dari berbagai kota menuju Teheran bagi warga yang ingin mengikuti acara tersebut. Setibanya di ibu kota, para pelayat difasilitasi tempat menginap tanpa biaya dengan memanfaatkan gedung sekolah serta sejumlah fasilitas milik pemerintah yang sementara dikosongkan.
Secara resmi, langkah tersebut disebut sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang datang dari berbagai daerah.
Namun, sejumlah analis menilai kebijakan itu juga merupakan bagian dari upaya pemerintah menciptakan prosesi pemakaman yang berlangsung secara terorganisasi, sehingga mampu menampilkan citra persatuan nasional sekaligus memperkuat pesan politik Iran kepada dunia internasional.
Sumber: Asiatoday
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






