Akurat Logo

Trump dan Netanyahu Telepon Bahas Iran, Sepakat Perkuat Koordinasi di Timur Tengah

Fitra Iskandar | 10 Juli 2026, 11:58 WIB
Trump dan Netanyahu Telepon Bahas Iran, Sepakat Perkuat Koordinasi di Timur Tengah
PM Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump dalam satu kesempatan konferensi pers. Foto: SC Youtube abcnews

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggelar pembicaraan melalui sambungan telepon. Dalam percakapan yang berlangsung pada Kamis (9/7/2026) waktu setempat, kedua pemimpin sepakat untuk terus memperkuat koordinasi terkait situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang semakin memanas.

Kantor Perdana Menteri Israel menyatakan Trump memberikan pembaruan kepada Netanyahu mengenai pergerakan militer terbaru Amerika Serikat di kawasan Teluk serta perkembangan operasi serangan udara yang dilancarkan terhadap Iran.

Pembicaraan tersebut berlangsung ketika ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terus meningkat menyusul aksi saling serang yang memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan.

Dalam kesempatan itu, Netanyahu menegaskan pentingnya Israel mempertahankan zona penyangga di sepanjang perbatasan utara negaranya sebagai bagian dari strategi menjaga keamanan nasional di tengah meningkatnya ancaman regional.

Selain membahas Iran, Netanyahu juga mengangkat isu hubungan dengan Turki. Ia menyampaikan kekhawatiran serius terhadap pernyataan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang belakangan dinilai bernada anti-Israel.

Kantor Perdana Menteri Israel menyebut Netanyahu secara langsung menyampaikan penolakannya terhadap kemungkinan Amerika Serikat menjual jet tempur siluman F-35 kepada Turki.

Menurut Netanyahu, apabila penjualan tersebut terealisasi, hal itu berpotensi mengganggu keseimbangan militer di kawasan dan mengancam kepentingan keamanan Israel.

Meski belum ada keputusan resmi dari Washington mengenai rencana penjualan F-35 kepada Ankara, isu tersebut menjadi salah satu perhatian utama dalam komunikasi antara kedua pemimpin.

Sumber: Asiatoday

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.