Akurat Logo

Iran Kembali Serang Teluk! Kuwait Cegat Drone, Bahrain Aktifkan Sirene Serangan Udara

Fitra Iskandar | 15 Juli 2026, 09:36 WIB
Iran Kembali Serang Teluk! Kuwait Cegat Drone, Bahrain Aktifkan Sirene Serangan Udara
Ilustrasi perang. Foto: Anadolu

AKURAT.CO Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah militer Kuwait mengumumkan sistem pertahanan udaranya mencegat serangan drone yang disebut berasal dari Iran pada Rabu (15/7/2026) dini hari waktu setempat. Di saat yang sama, Bahrain juga mengaktifkan sirene serangan udara menyusul ancaman serupa.

Dalam pernyataan resminya, Angkatan Bersenjata Kuwait menyebut sistem pertahanan udara negara itu sedang menghadapi serangan drone yang dikategorikan sebagai "serangan bermusuhan".

Militer juga mengingatkan masyarakat agar tidak panik apabila mendengar suara ledakan, karena bunyi tersebut berasal dari operasi pencegatan drone oleh sistem pertahanan udara.

"Warga diminta mematuhi seluruh instruksi keselamatan yang dikeluarkan otoritas terkait," demikian pernyataan militer Kuwait.

Kebakaran di Lokasi Serangan Berhasil Dipadamkan

Sebelumnya, otoritas Kuwait mengonfirmasi tim pemadam kebakaran berhasil mengendalikan kobaran api di sebuah lokasi yang menjadi sasaran serangan Iran.

Pemerintah tidak mengungkap jenis fasilitas maupun lokasi yang diserang. Namun, pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Bahrain Aktifkan Sirene Serangan Udara

Situasi serupa juga terjadi di Bahrain. Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengumumkan sirene serangan udara telah diaktifkan dan meminta seluruh warga serta penduduk segera menuju lokasi perlindungan terdekat.

Pemerintah mengimbau masyarakat tetap tenang sambil mengikuti arahan dari aparat keamanan.

Sehari sebelumnya, Pasukan Pertahanan Bahrain mengklaim telah mencegat dan menghancurkan sejumlah serangan udara yang mereka sebut dilancarkan Iran.

Sumber: Anadolu

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.