Akurat Logo

Wabah Ebola di Kongo Makin Ganas, 930 Orang Meninggal dan Kasus Terus Bertambah

Fitra Iskandar | 20 Juli 2026, 15:00 WIB
Wabah Ebola di Kongo Makin Ganas, 930 Orang Meninggal dan Kasus Terus Bertambah
Ilustrasi penanganan wabah ebola. Foto: Unsplash

AKURAT.CO Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DR Kongo) terus memburuk. Kementerian Kesehatan DR Kongo melaporkan sedikitnya 930 orang meninggal dunia akibat penyakit tersebut, sementara jumlah kasus terkonfirmasi telah mencapai 2.344 kasus hingga Sabtu malam waktu setempat.

Dalam laporan terbaru, otoritas kesehatan juga mencatat 37 kematian baru hanya dalam 24 jam, menjadi salah satu lonjakan korban harian tertinggi sejak wabah ini diumumkan.

Peningkatan jumlah korban menunjukkan penyebaran virus masih berlangsung cepat dan menjadi tantangan besar bagi tenaga kesehatan di negara tersebut.

Wabah Ebola Tumbuh Paling Cepat dalam Sejarah

Wabah Ebola yang diumumkan di wilayah timur DR Kongo pada 15 Mei kini disebut sebagai wabah Ebola dengan pertumbuhan tercepat yang pernah tercatat.

Laju penyebaran kasus yang sangat tinggi memicu kekhawatiran organisasi kesehatan internasional terhadap potensi meluasnya wabah ke wilayah lain.

Pemerintah DR Kongo bersama mitra internasional terus memperkuat upaya pelacakan kontak, isolasi pasien, serta edukasi kepada masyarakat guna menekan penyebaran virus.

Belum Ada Vaksin Maupun Obat yang Disetujui

Wabah kali ini disebabkan oleh virus Ebola jenis Bundibugyo, salah satu varian yang lebih jarang ditemukan dibandingkan jenis Ebola lainnya.

Hingga saat ini, belum tersedia vaksin maupun pengobatan yang telah disetujui secara khusus untuk menangani infeksi akibat virus Bundibugyo.

Kondisi tersebut membuat penanganan pasien lebih bergantung pada perawatan suportif, sementara upaya pencegahan difokuskan pada deteksi dini, isolasi kasus, dan pemutusan rantai penularan.

Otoritas kesehatan terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor jika mengalami gejala yang mengarah pada infeksi Ebola, guna mencegah penyebaran wabah yang lebih luas.

Sumber: Irishnews

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.