Turkmenistan Kecam Serangan Kapal Komersial Iran di Laut Kaspia: “Tidak Dapat Diterima”
AKURAT.CO Pemerintah Turkmenistan mengecam serangan militer terhadap kapal komersial Iran di Laut Kaspia. Kementerian Luar Negeri Turkmenistan menyatakan tindakan tersebut tidak dapat diterima dan menegaskan pentingnya menjaga kawasan Laut Kaspia sebagai wilayah yang damai dan stabil.
Pernyataan tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri Turkmenistan pada Senin, 27 Juli 2026, setelah muncul laporan di media internasional mengenai serangan terhadap sebuah kapal di perairan Laut Kaspia pada 25 Juli 2026.
"Sehubungan dengan hal ini, Kementerian Luar Negeri Turkmenistan menyatakan bahwa tindakan semacam itu tidak dapat diterima," demikian pernyataan resmi yang dirilis melalui layanan pers kementerian.
Turkmenistan juga menekankan posisinya sebagai salah satu negara yang berbatasan langsung dengan Laut Kaspia. Negara tersebut menyatakan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan perairan strategis tersebut.
Sebagai negara pesisir Laut Kaspia yang menganut prinsip netralitas permanen dan telah diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Turkmenistan menegaskan bahwa kawasan tersebut harus menjadi ruang bagi perdamaian, keharmonisan, dan hubungan bertetangga yang baik.
"Laut Kaspia adalah laut perdamaian, keharmonisan, dan hubungan bertetangga yang baik," kata Kementerian Luar Negeri Turkmenistan.
Iran Tuduh Ukraina Serang Kapal Komersial di Laut Kaspia
Kecaman Turkmenistan muncul setelah Iran menuduh Ukraina melakukan serangan terhadap salah satu kapal komersialnya di Laut Kaspia.
Pemerintah Iran mengecam serangan tersebut sebagai tindakan agresi dan menyerukan agar pihak yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban. Teheran juga dilaporkan telah memanggil kuasa usaha Ukraina untuk menyampaikan protes diplomatik.
Pejabat Iran memperingatkan bahwa serangan tersebut "tidak dapat dibiarkan tanpa respons". Pemerintah Iran juga meminta Dewan Keamanan PBB, Uni Eropa, dan komunitas internasional mengambil tindakan terhadap pihak yang dianggap bertanggung jawab.
Tuduhan tersebut menambah ketegangan antara Iran dan Ukraina yang sebelumnya telah terlibat dalam berbagai perselisihan terkait dukungan militer dan konflik regional.
Zelensky Klaim Serangan Jarak Jauh Capai Hasil Kuat
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sebelumnya menyatakan bahwa pasukannya berhasil mencapai "hasil yang sangat kuat" melalui serangan jarak jauh di kawasan Laut Kaspia.
Dalam unggahan di platform X, Zelenskyy menyebut operasi tersebut menargetkan sejumlah kapal yang digunakan untuk mengangkut kargo militer yang berkaitan dengan Iran. Ia juga menyebut adanya serangan terhadap sebuah kapal perang.
Namun, Zelenskyy tidak secara spesifik menyebut nama kapal yang sebelumnya dituduhkan Iran menjadi sasaran serangan.
Sumber: AA
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








