Adik Perempuan Kim Jong Un Ancam Jepang dengan 'Opsi Militer Tambahan'

AKURAT.CO Ketegangan di kawasan Asia Timur kembali meningkat setelah Kim Yo Jong, adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, melontarkan peringatan keras kepada Jepang. Ia menyatakan Pyongyang dapat mengambil "opsi militer tambahan" sebagai respons terhadap peningkatan kemampuan pertahanan Tokyo yang dinilai semakin ofensif.
Pernyataan tersebut disampaikan Kim Yo Jong melalui kantor berita resmi KCNA pada Rabu (5/8), di tengah meningkatnya rivalitas keamanan di kawasan Indo-Pasifik.
Korea Utara Sebut Jepang Berubah Menjadi "Negara Perang"
Dalam pernyataannya, Kim Yo Jong menuduh Jepang sedang mempercepat transformasi menjadi "negara perang" dengan memperluas kemampuan militernya.
Menurutnya, pemerintah Jepang memanfaatkan meningkatnya ketegangan geopolitik untuk memperkuat persenjataan yang mampu melakukan serangan jarak jauh.
Ia menyoroti sejumlah langkah Tokyo, termasuk uji coba rudal jelajah Tomahawk buatan Amerika Serikat yang ditembakkan dari kapal perusak Jepang di Samudra Pasifik.
Selain itu, Kim juga menyinggung pengerahan rudal jarak jauh antikapal dan proyektil luncur berkecepatan tinggi di pangkalan militer Jepang di Prefektur Kumamoto dan Shizuoka pada Maret lalu.
Menurutnya, keterlibatan Jepang dalam latihan militer yang dipimpin Amerika Serikat di Filipina pada Mei lalu—yang disebut sebagai peluncuran rudal ofensif pertama di luar wilayah Jepang sejak Perang Dunia II—menjadi bukti perubahan strategi pertahanan Tokyo.
Pyongyang Nilai Pasukan Bela Diri Jepang Kini Bersifat Ofensif
Kim Yo Jong menilai kepemilikan berbagai senjata jarak jauh telah mengubah karakter Pasukan Bela Diri Jepang dari sekadar pertahanan menjadi kekuatan yang memiliki kemampuan serangan pendahuluan.
Ia mengeklaim peningkatan jangkauan operasi militer Jepang menunjukkan reorganisasi angkatan bersenjata yang berorientasi pada serangan lebih dulu dan operasi di luar negeri.
AS Dituding Dalang Penguatan Militer Jepang
Dalam pernyataannya, Kim juga menuding Amerika Serikat sebagai pihak yang mendorong ekspansi militer Jepang.
Ia menyebut Jepang bersama Korea Selatan bertindak sebagai ujung tombak kebijakan keamanan Washington di kawasan Asia-Pasifik.
Menurut Kim, peningkatan kerja sama militer antara Amerika Serikat, Jepang, dan negara-negara sekutu justru memperbesar ancaman terhadap stabilitas kawasan.
Jepang Perkuat Pertahanan Sejak 2022
Pemerintah Jepang memang terus meningkatkan postur pertahanannya sejak mengadopsi Strategi Keamanan Nasional pada akhir 2022.
Strategi tersebut membuka jalan bagi Jepang untuk memiliki kemampuan serangan balasan (counterstrike capabilities), termasuk pengadaan rudal jarak jauh yang dapat digunakan menyerang lokasi peluncuran musuh apabila Jepang diserang.
Langkah itu menjadi perubahan besar dalam kebijakan pertahanan Jepang yang selama puluhan tahun berfokus pada prinsip pertahanan diri pasca-Perang Dunia II.
Korea Utara Siapkan Respons Militer
Sehari sebelumnya, media pemerintah Korea Utara juga mengecam latihan angkatan laut multinasional yang dipimpin Amerika Serikat di Hawaii serta peningkatan kerja sama militer Washington dengan para sekutunya, termasuk restrukturisasi komando Pasukan Amerika Serikat di Jepang.
Kim Yo Jong menegaskan Korea Utara tidak akan tinggal diam menghadapi perubahan strategi militer Jepang.
Ia bahkan menyatakan Pyongyang akan membuat Jepang merasakan konsekuensi dari peningkatan kemampuan militernya.
Menurut Kim, atas otorisasi dari kepemimpinan Korea Utara, militer negara tersebut akan menyiapkan opsi-opsi militer tambahan sebagai respons terhadap transformasi pertahanan Jepang yang dinilai semakin mengancam keamanan Korea Utara.
Sumber: UPI
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






