Akurat
Pemprov Sumsel

Kepoin Yuk! Pentingnya Protein Soya Bisa Dukung Tumbuh Kembang Si Kecil Yang Tidak Cocok Susu Sapi

Sri Agustina | 22 September 2023, 10:06 WIB
Kepoin Yuk! Pentingnya Protein Soya Bisa Dukung Tumbuh Kembang Si Kecil Yang Tidak Cocok Susu Sapi

AKURAT.CO, Risiko alergi pada anak-anak di Indonesia masih menjadi tantangan masalah kesehatan yang mesti menjadi perhatian serius bagi orang tua.

Di negara berkembang, angka kejadian alergi makanan yang disebabkan dengan ketidakcocokan susu sapi masih menjadi alergen makanan yang sering dialami anak-anak di usia dini.

Dimana, 3 dari 10 anak Indonesia tidak cocok susu sapi dan 2 dari 3 anak yang tidak cocok susu sapi disebabkan karena alergi.

Baca Juga: Benarkah Susu Gandum Lebih Sehat Dari Susu Sapi? Ini Faktanya!

“Protein susu sapi merupakan makanan penyebab alergi yang terbesar kedua setelah telur pada anak-anak di Asia. Kasein dan whey adalah protein dalam susu sapi yang menyebabkan reaksi alergi. Reaksi-reaksi ini dapat diperantarai Imunoglobulin E (IgE) atau non-IgE. Reaksi alergi yang diperantarai IgE cenderung memiliki manifestasi klinis yang lebih berat, memakan waktu lebih lama untuk sembuh tetapi lebih mudah untuk mendiagnosisnya," ujar Prof. Dr. dr. Budi Setiabudiawan, Sp.A(K), M. Kes, Dokter Anak Konsultan Alergi Imunologi.

Anak yang tidak cocok susu sapi tetap membutuhkan asupan nutrisi seimbang untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya.

Sebab, anak tidak bisa mengonsumsi susu sapi serta makanan yang mengandung produk turunannya.

"Selain menimbulkan gejala, kondisi si kecil yang tidak cocok susu sapi juga membuatnya rentan mengalami kekurangan mikronutrien penting, salah satunya adalah defisiensi zat besi.

Padahal, zat besi merupakan salah satu nutrisi esensial yang dapat mendukung si kecil yang tidak cocok susu sapi untuk dapat tetap tumbuh maksimal, terutama untuk mendukung perkembangan kognitif anak," kata dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK., Dokter Spesialis Gizi Klinik.

Baca Juga: Anak 2 Tahun Butuhkah Suplemen Zat Besi?

Isolat protein soya yang telah terfortifikasi dengan nutrisi tepat yang tinggi serat maupun dengan kombinasi zat besi dan vitamin C untuk membantu meningkatkan penyerapan zat besi hingga dua kali lipat, bisa menjadi alternatif nutrisi yang aman dan efektif bagi anak yang tidak dapat mengonsumsi susu sapi serta makanan yang mengandung produk turunannya.

Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia mengadakan kegiatan edukasi ‘Bicara Gizi’ dengan topik ‘Peran Protein Soya untuk si kecil yang tidak cocok susu sapi’. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian inisiatif edukasi “Soya Awareness Month” yang bertujuan agar masyarakat, khususnya orang tua menjadi lebih memahami tentang pentingnya peran isolat protein soya sebagai alternatif nutrisi untuk mendukung tumbuh kembang optimal si kecil.

"Sebagai perusahaan yang memiliki komitmen membawa kesehatan melalui inovasi produk nutrisi ke sebanyak mungkin anak Indonesia, Danone Indonesia tidak hanya menyediakan produk bergizi yang dibuat khusus untuk membantu menjawab tantangan kebutuhan gizi pada anak, termasuk rangkaian produk dengan nutrisi tepat kombinasi unik zat besi & vitamin C maupun tinggi serat," tutup Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK., Medical & Scientific Affairs Director Danone Specialized Nutrition Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R