5 Strategi Menghadapi Toddler yang Bikin Geleng-Geleng Kepala

AKURAT.CO - Pada masa toddler, orang tua akan mengalami pengalaman baru dengan anak yang mulai menunjukkan tingkat keaktifan yang tinggi, rasa ingin tahu yang besar, fase tantrum, dan banyak hal lainnya.
Pada usia ini, anak biasanya sudah mampu mengekspresikan keinginannya melalui berbagai cara. Wajar jika anak usia toddler terlihat sangat aktif dan energik.
Jika orang tua menghadapi situasi yang serupa, penting untuk tidak mengabaikannya. Sebagai orang tua, kita harus sensitif terhadap perkembangan anak.
bayBaca Juga: Pampers Diduga Pro Israel, Ini Alternatif Popok Bayi Yang Tidak Bertentangan Dengan Fatwa MUI
Salah satu caranya adalah dengan bersikap sabar terhadap anak agar pertumbuhannya sesuai dengan harapan kita.
Memahami bahwa anak pada usia toddler sedang menjelajahi dunianya dengan cara yang baru dan penuh energi.
Reaksi mereka terhadap lingkungan sekitar seringkali dipengaruhi oleh tingkat penasaran dan eksplorasi yang tinggi. Dengan kesabaran dan pemahaman, orang tua dapat membantu anak mengelola emosinya dan memberikan panduan yang positif dalam perkembangannya.
Ketika anak memasuki fase toddler, yang bisa di lakukan adalah tetap tenang menghadapi perilaku si kecil.
Dikutip dari Nutriclub berikut beberapa cara yang bisa membantu untuk menghadapi toddler :
Baca Juga: Biar Si Kecil Tidur Nyenyak, Ini 7 Lagu Pengantar Tidur Mampu Tenangkan Bayi
- Mengatur Jadwal Tidur
Mengatur jadwal tidur yang konsisten dapat membantu menjaga suasana hati anak dan mencegah perilaku rewel serta tantrum.
Pada usia 2 tahun, anak membutuhkan sekitar 13 jam tidur per hari, termasuk tidur siang.
- Biasakan Anak Memilih Sendiri
Memberi anak dua pilihan saat menawarkan sesuatu dapat membantu mereka belajar memilih tanpa terlalu dibanjiri oleh banyak opsi.
Hal ini membantu melatih keterampilan decision making dan rasa tanggung jawab pada anak.
- Membuat Jadwal Makan Teratur
Jadwal makan teratur membantu mencegah anak merasa lapar secara tiba-tiba yang bisa menyebabkan perilaku rewel.
Anak perlu makan tiga kali sehari untuk makanan utama dan satu hingga dua kali untuk makanan selingan, menghindari kebiasaan ngemil yang berlebihan.
- Menjauhkan Anak dari Benda Berbahaya
Saat anak berada di masa tantrum atau fase rewel, penting untuk menjauhkan mereka dari benda-benda berbahaya yang dapat menyebabkan cedera atau kerusakan.
- Memberikan Pujian pada Perilaku Baik
Memuji perilaku baik anak membantu membangun rasa percaya diri dan kesadaran diri pada anak, serta menunjukkan pada mereka cara berpikir dan berbicara yang baik.
Semua tips tersebut merupakan strategi yang baik untuk membantu mengelola fase perkembangan anak usia toddler.
Dengan pengawasan, kesabaran, dan komunikasi yang baik, orang tua dapat membantu anak melewati masa ini dengan lebih lancar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







