Akurat
Pemprov Sumsel

Dari Makanan Apa Rasa Umami Pertama Kali Ditemukan? Ini Jawaban yang Jarang Diketahui

Rahmat Ghafur | 14 Oktober 2025, 21:55 WIB
Dari Makanan Apa Rasa Umami Pertama Kali Ditemukan? Ini Jawaban yang Jarang Diketahui

AKURAT.CO Saat mendengar kata umami, banyak orang mungkin langsung teringat pada rasa gurih yang khas dalam masakan Jepang.

Namun, tahukah Anda dari makanan apa rasa umami pertama kali ditemukan?

Rasa umami pertama kali ditemukan dari kaldu rumput laut kombu, bahan utama dalam banyak hidangan tradisional Jepang seperti dashi. Penemuan ini dilakukan oleh seorang ilmuwan Jepang bernama Kikunae Ikeda pada tahun 1908.

Baca Juga: Memiliki Rasa Umami, Cokelat Asli Papua Barat Ini Wajib Kamu Coba

Saat itu, Ikeda penasaran mengapa kaldu kombu memiliki cita rasa gurih yang berbeda dari rasa dasar lain seperti manis, asam, asin, dan pahit.

Setelah melakukan berbagai percobaan, ia berhasil mengidentifikasi zat yang menjadi penyebab rasa khas tersebut, yaitu asam glutamat (glutamic acid).

Dari sinilah lahir istilah “umami”, yang dalam bahasa Jepang berarti “lezat” atau “gurih”.

Penemuan ini menjadi tonggak penting dalam dunia kuliner dan sains makanan.

Tak lama setelah itu, Kikunae Ikeda berhasil mengekstraksi dan mengembangkan bentuk kristal dari asam glutamat yang kini dikenal sebagai monosodium glutamate (MSG), bahan penyedap rasa yang digunakan di seluruh dunia.

Selain kombu, rasa umami juga ditemukan secara alami dalam berbagai makanan lain seperti tomat matang, keju parmesan, jamur shiitake, daging sapi, dan ikan teri.

Baca Juga: 6 Manfaat Rumput Laut Untuk Kesehatan Tubuh!

Kandungan glutamat dan nukleotida pada bahan-bahan tersebut memberikan sensasi gurih yang mendalam dan meningkatkan cita rasa makanan.

Kini, umami diakui sebagai rasa dasar kelima setelah manis, asin, asam, dan pahit.

Kehadirannya membuat makanan terasa lebih kaya, seimbang, dan memuaskan lidah menjadikan umami sebagai elemen penting dalam berbagai kuliner dunia.

Banyak chef dan ahli gizi memanfaatkan bahan-bahan kaya umami untuk meningkatkan cita rasa tanpa perlu menambahkan banyak garam.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D