Akurat
Pemprov Sumsel

Dorong Regenerasi Pelaku Kuliner, Ellenka Luncurkan Program EPIC untuk Generasi Muda

Sri Agustina | 27 Januari 2026, 16:08 WIB
Dorong Regenerasi Pelaku Kuliner, Ellenka Luncurkan Program EPIC untuk Generasi Muda

AKURAT.CO Peran generasi muda dalam sektor kuliner Indonesia kian signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan McKinsey Food Service Report tahun 2024, lebih dari 50 persen wirausahawan baru di bidang kuliner berasal dari kalangan muda.

Namun, tantangan besar masih membayangi, mengingat hanya satu dari lima bisnis baru yang mampu bertahan lebih dari tiga tahun akibat minimnya pemahaman operasional industri.

Melihat kondisi tersebut, Ellenka menilai pentingnya pembekalan logika bisnis serta keterampilan teknis yang sesuai dengan standar industri global bagi pengusaha dan calon pengusaha kuliner masa depan. Upaya tersebut sebelumnya telah dilakukan melalui rangkaian kegiatan Kolaborasa sejak pertengahan 2024.

Baca Juga: Survei Populix: TNI, BNPT, dan Basarnas Dinilai Unggul oleh Generasi Muda

Program ini memberikan edukasi tren kuliner dan pengembangan kompetensi kepada ratusan pelaku UMKM di berbagai kota, mulai dari Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, hingga Tangerang.

Puncak Kolaborasa berlangsung pada 9 Desember 2025 di Malang. Dalam acara tersebut, Ellenka bekerja sama dengan Schoko, BOLA Deli, dan Sriboga, serta menghadirkan Chef Angie Wiranata dari MasterChef Indonesia.

Sebanyak 110 pelaku usaha rumah tangga, UMKM, hingga business starter dibekali prediksi tren kuliner 2026 serta strategi operasional yang efisien melalui pemanfaatan produk unggulan Ellenka.

Melanjutkan komitmen tersebut, Ellenka kini menghadirkan Ellenka Program for Inspiring Class (EPIC) sebagai langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda menghadapi industri Food & Beverage (F&B). Program ini berfokus pada edukasi standar industri kuliner, wawasan tren F&B terkini, serta peluang karier dan kewirausahaan di sektor tersebut.

EPIC dirancang untuk memberikan gambaran nyata mengenai tantangan dan potensi industri F&B, sekaligus membekali peserta dengan perspektif profesional yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Program ini telah dilaksanakan di SMK Santa Maria, Jakarta pada 20 Januari 2026 dan SMKN 57 Jakarta pada 22 Januari 2026.

Brand Management Manager Ellenka, Bryan Prananto, menegaskan bahwa EPIC menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang perusahaan.

“EPIC menjadi langkah strategis Ellenka dalam memperluas dampak edukasi, tidak hanya bagi pelaku usaha yang telah berjalan, tetapi juga bagi calon pelaku industri F&B. Diharapkan, program ini dapat menumbuhkan pola pikir wirausaha, mendorong inovasi, serta mempersiapkan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan industri kuliner Indonesia ke depan,” ujar Bryan.

Baca Juga: Ara Bakal Transformasi Kawasan Menteng Jadi Kampung Kuliner

Tidak hanya menyajikan materi teori, EPIC juga menghadirkan pengalaman belajar yang menyeluruh. Rangkaian kegiatan meliputi pemaparan tim Ellenka terkait tren dan inovasi produk fungsional bagi kesehatan, live cooking demo oleh pakar kuliner William Wongso yang memadukan teknik autentik dengan bahan pangan modern, hingga sesi hands-on experience bagi para siswa.

William Wongso menyoroti pentingnya inovasi bahan pangan seiring berkembangnya industri kuliner dan teknologi pangan.

“Dengan berkembangnya industri kuliner dan teknologi pangan, kita bisa melakukan inovasi salah satunya dengan melakukan substitusi bahan. Misalnya, untuk orang yang tidak bisa mengonsumsi santan atau susu, bisa menggunakan FiberCreme sebagai pengganti untuk tetap memunculkan rasa creamy dengan tambahan manfaat tinggi serat”, ungkap William Wongso.

Melalui sinergi antara pemberdayaan UMKM lewat Kolaborasa dan edukasi pelajar melalui EPIC, Ellenka menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak industri pangan Indonesia yang lebih berkualitas, bergizi, serta berkelanjutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R