Akurat Logo

Aquviva Sukses Menarik Perhatian Pasar, Loyalitas Konsumen Mulai Jadi Tantangan

Herry Supriyatna | 12 Mei 2026, 15:37 WIB
Aquviva Sukses Menarik Perhatian Pasar, Loyalitas Konsumen Mulai Jadi Tantangan
Aquviva.

AKURAT.CO Langkah agresif Wings Group meluncurkan merek air minum dalam kemasan (AMDK) Aquviva pada Februari 2025 dinilai berhasil mengguncang pasar nasional.

Melalui strategi promosi masif dengan menawarkan ukuran lebih besar dan harga lebih murah, Aquviva mampu menarik perhatian konsumen di tengah dominasi merek besar seperti Aqua dan Le Minerale.

Praktisi komunikasi pemasaran dari LSPR Institute, Safaruddin Husada, menilai strategi awal Aquviva dirancang efektif untuk menembus pasar yang kompetitif.

“Promosi besar-besaran itu efektif sebagai pembuka jalan. Tanpa langkah seperti itu, sebuah brand bahkan tidak akan masuk ke dalam pertimbangan konsumen,” ujar Safaruddin dalam keterangan persnya, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, strategi tersebut berhasil menciptakan awareness sekaligus mendorong konsumen mencoba produk baru.

Pendekatan itu juga dianggap sejalan dengan karakter bisnis Wings Group yang selama ini dikenal piawai memainkan strategi harga kompetitif.

Pengamat bisnis dan marketing Inventure, Yuswohady, menyebut Wings Group kerap mengadopsi pola “more for less”, yakni menawarkan produk serupa dengan ukuran lebih besar namun harga lebih murah dibanding kompetitor.

Baca Juga: Apa Itu Gas Metana? Kenali Dampak dan Bahayanya bagi Lingkungan dan Kesehatan

“Wings selalu bermain taktis dengan promo menarik. Aquviva hadir dengan kemasan 700 ml yang lebih murah dibanding ukuran reguler 600 ml milik kompetitor,” jelas Yuswohady.

Namun di tengah klaim keberhasilan tersebut, Aquviva mulai menghadapi tantangan terkait retensi konsumen. Sejumlah keluhan mengenai rasa dan kualitas produk ramai diperbincangkan di media sosial X.

Beberapa pengguna mengaku merasakan sensasi air yang dianggap kurang segar hingga meninggalkan rasa tidak nyaman di tenggorokan. Kritik juga muncul terkait dugaan sumber air baku yang digunakan.

Sorotan publik menguat setelah kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke pabrik PT Tirta Alam Segar di Cikarang pada April 2026 mengungkap pasokan air baku Aquviva berasal dari pengelola kawasan industri MM2100 yang terhubung dengan Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi.

Informasi tersebut memicu perdebatan di media sosial karena sebagian konsumen selama ini mengasosiasikan produk AMDK premium dengan sumber mata air pegunungan.

Meski demikian, pihak brand dinilai tetap berupaya mempertahankan citra Aquviva sebagai produk yang sukses diterima pasar melalui kampanye promosi dan distribusi yang agresif.

Safaruddin mengingatkan bahwa promosi hanya efektif untuk mendongkrak penjualan jangka pendek, tetapi tidak otomatis menciptakan loyalitas konsumen apabila kualitas produk tidak mampu memenuhi ekspektasi pasar.

“Promosi bisa membuka pintu, tetapi hanya kualitas, distribusi, dan kepercayaan yang membuat konsumen bertahan dan loyal,” tegasnya.

Baca Juga: Buntut Polemik Bullying di Penabur, Sekretaris LSM GRACIA Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Ia menambahkan, tanpa diferensiasi dan kualitas yang konsisten, efek promosi berisiko cepat memudar atau mengalami promotion decay effect, yakni kondisi ketika daya tarik promosi tidak lagi mampu mempertahankan minat konsumen dalam jangka panjang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.