Apple Disebut Siapkan MacBook Murah, Netbook Kembali Tren?

AKURAT.CO Rumor terbaru menyebut Apple tengah mengembangkan MacBook berbiaya rendah, bahkan bisa dijual mulai dari sekitar $599 (sekitar Rp10 jutaan). Hal ini akan menjadi perubahan besar bagi perusahaan yang selama ini dikenal hanya fokus pada produk premium.
Berbeda dengan MacBook Air, laptop baru ini dikabarkan akan hadir dengan desain baru, ukuran lebih kecil dan layar beresolusi lebih rendah. Apple juga disebut akan menggunakan chip iPhone, kemungkinan versi A18 atau A19, agar perangkat tetap efisien dan terjangkau.
Konsep ini mengingatkan pada masa netbook di akhir 2000-an yang populer karena ringan, murah dan hemat daya. Saat itu, perangkat seperti ASUS Eee PC dan HP Mini 210 sempat digemari sebelum tergeser oleh tablet dan Chromebook.
Netbook dikenal menawarkan portabilitas dan daya tahan baterai tinggi dengan harga miring, meski performanya terbatas. Namun seiring turunnya harga laptop biasa dan meningkatnya kemampuan tablet seperti iPad, pasar netbook pun perlahan hilang.
Dikutip dari The Verge, Senin (10/11/2025), iPad bahkan disebut sebagai salah satu faktor utama yang mematikan netbook sejak kemunculannya pada 2010. Dalam tiga tahun, tren tersebut benar-benar menghilang karena tablet dianggap lebih praktis untuk kebutuhan sehari-hari.
Kini, Apple tampaknya siap menghidupkan kembali semangat itu melalui MacBook versi terjangkau dengan pendekatan modern. Laptop ini diprediksi lebih kecil dari MacBook Air 13,6 inci, kemungkinan membawa ukuran layar 12 atau 11 inci yang lebih ringkas.
Dengan chip berdaya rendah berbasis iPhone, MacBook murah ini tidak ditujukan untuk tugas berat seperti mengedit video, tetapi ideal untuk aktivitas harian. Apple ingin menghadirkan pilihan bagi pengguna yang menginginkan pengalaman laptop dengan harga lebih terjangkau.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







