AKURAT.CO Laptop yang terasa panas saat di-charge adalah hal yang cukup umum, tetapi jika suhunya berlebihan, hal ini bisa merusak komponen dalam jangka panjang.
Baca Juga: Bagaimana Cara Membersihkan File Sampah di Laptop Agar Tidak Lemot? Ini Panduan Lengkapnya
Masalah ini bisa disebabkan oleh penggunaan, kondisi hardware, hingga pengaturan sistem di Windows. Berikut cara efektif untuk mengatasinya:
1. Hindari Penggunaan Berat Saat Charging
Menggunakan laptop untuk aktivitas berat seperti gaming atau editing saat sedang di-charge dapat meningkatkan suhu secara drastis. Sebaiknya gunakan untuk aktivitas ringan saat pengisian daya agar panas tidak berlebihan.
2. Gunakan Charger Original
Charger yang tidak sesuai spesifikasi bisa menyebabkan arus listrik tidak stabil dan memicu panas berlebih. Pastikan kamu menggunakan charger bawaan atau yang memiliki spesifikasi yang sama dengan laptop.
3. Perhatikan Sirkulasi Udara
Ventilasi yang tertutup dapat membuat panas terjebak di dalam laptop.
Tips:
Gunakan laptop di permukaan datar (meja, bukan kasur)
Hindari menutup lubang ventilasi
Gunakan cooling pad jika perlu
4. Bersihkan Kipas dan Ventilasi
Debu yang menumpuk pada kipas dapat menghambat aliran udara dan membuat suhu meningkat.
Solusi:
Bersihkan secara berkala
Jika tidak bisa sendiri, bawa ke teknisi
5. Kurangi Aplikasi yang Berjalan
Terlalu banyak aplikasi aktif akan membebani CPU dan meningkatkan suhu.
Cara:
Tutup aplikasi yang tidak digunakan
Cek melalui Task Manager
6. Atur Power Setting
Pengaturan daya di Windows juga berpengaruh pada suhu laptop.
Tips:
Gunakan mode “Balanced”
Hindari mode “High Performance” saat charging jika tidak diperlukan
7. Cek Kesehatan Baterai
Baterai yang sudah menurun kualitasnya bisa menghasilkan panas berlebih saat diisi.
Tanda-tanda:
Cepat panas saat charging
Persentase tidak stabil
Jika sudah parah, pertimbangkan untuk mengganti baterai.
8. Update Sistem dan Driver
Bug pada sistem bisa menyebabkan penggunaan CPU berlebih.
Pastikan:
Sistem selalu update
Driver (terutama chipset & power management) terbaru
9. Istirahatkan Laptop
Jika laptop sudah terlalu panas, sebaiknya matikan sementara dan biarkan dingin. Ini penting untuk menjaga umur komponen.
Baca Juga: Cara Logout Akun Google di HP, Laptop, dan Komputer dengan Aman
Laptop panas saat charging memang wajar, tetapi tidak boleh dibiarkan berlebihan.
Dengan menjaga sirkulasi udara, menggunakan charger yang tepat, dan mengatur penggunaan dengan bijak, kamu bisa mencegah overheating dan menjaga performa laptop tetap optimal.
Kalau panasnya sampai ekstrem tidak bisa disentuh atau sering mati sendiri, sebaiknya segera cek ke teknisi agar tidak terjadi kerusakan lebih lanjut.
Dinda Nur Syafitri (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









