Rockstar Games Diretas Lagi? Data GTA 6 Terancam Bocor, Ini Faktanya

AKURAT.CO Kabar kurang menyenangkan datang dari Rockstar Games. Pengembang game populer seperti Grand Theft Auto VI dikabarkan kembali menjadi target peretasan.
Sejumlah data internal bahkan disebut-sebut berpotensi tersebar ke publik dalam waktu dekat jika tuntutan pelaku tidak dipenuhi.
Baca Juga: Rockstar Games Resmi Umumkan Jadwal Rilis GTA 6: Siap Meluncur November 2026!
Laporan awal dari TheCyberSecGuru mengungkap bahwa kelompok peretas bernama ShinyHunters mengklaim berada di balik insiden ini.
Kelompok ini memang dikenal sering menargetkan perusahaan besar dan telah melakukan berbagai serangan siber sebelumnya.
Menariknya, peretas menyebut bahwa mereka tidak langsung membobol sistem utama Rockstar.
Celah justru berasal dari aplikasi pihak ketiga yang digunakan perusahaan, yaitu Anodot. Platform ini biasanya dipakai untuk menganalisis keuangan berbasis AI, termasuk pengeluaran dan efisiensi biaya.
Hingga saat ini, belum ada data yang benar-benar dibocorkan ke publik. Namun, ShinyHunters memberikan batas waktu hingga 14 April bagi Rockstar untuk membayar tebusan.
Jika tidak, mereka mengancam akan menyebarkan data tersebut melalui jaringan gelap atau dark web.
Apa yang Bisa Bocor?
Berbeda dengan kasus sebelumnya, kebocoran kali ini diperkirakan tidak akan berisi cuplikan gameplay atau kode sumber GTA 6.
Hal ini karena data yang diakses berasal dari sistem keuangan, bukan dari proses pengembangan game secara langsung.
Meski begitu, potensi dampaknya tetap besar. Informasi terkait anggaran pengembangan, strategi pemasaran, hingga rencana proyek masa depan bisa saja ikut terungkap. Bahkan, bukan tidak mungkin ada detail menarik soal arah bisnis Rockstar ke depan.
Namun, semua ini masih sebatas spekulasi. Belum ada kepastian mengenai jenis data yang benar-benar dimiliki oleh para peretas.
Di sisi lain, perusahaan besar seperti Rockstar umumnya tidak mudah menyerah pada tuntutan tebusan, sehingga kemungkinan kebocoran tetap terbuka.
Baca Juga: Bukan Mei! Rockstar Ubah Jadwal Rilis GTA 6 Lagi, Intip Tanggalnya di Sini
Insiden ini kembali menyoroti pentingnya keamanan siber, terutama bagi perusahaan besar yang bergantung pada berbagai layanan pihak ketiga.
Kebocoran kecil saja bisa berdampak luas, apalagi jika menyangkut proyek besar seperti GTA 6.
Untuk saat ini, publik hanya bisa menunggu perkembangan selanjutnya apakah Rockstar akan mengambil langkah negosiasi, atau justru menghadapi risiko data mereka tersebar ke publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







