Akurat
Pemprov Sumsel

Jantung Babi Bisa Ditransplantasi Ke Manusia, Apa Itu Xenotransplantasi?

Eko Krisyanto | 27 September 2023, 10:47 WIB
Jantung Babi Bisa Ditransplantasi Ke Manusia, Apa Itu Xenotransplantasi?

AKURAT.CO University of Maryland Medical Center (UMMC) melakukan pengumuman terkait keberhasilan mereka dalam transplantasi jantung babi ke tubuh manusia.

Hal ini merupakan kedua kalinya transplantasi jantung babi ke manusia yang telah dilakukan. Untuk kali kedua, penerima jantung babi bisa bernafas dengan mandiri tanpa bantuan alat apapun.

Prosedur yang dilakukan oleh UMMC ini dapat disebut dengan xenotransplantasi. Prosedur ini diperbolehkan di bawah program penggunaan penuh kasih dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat.

Selain itu, program ini dianggap sebagai jalur potensial bagi pasien dengan penyakit atau kondisi serius untuk mendapatkan akses ke produk medis di luar uji klinis ketika tidak memiliki pilihan alternatif yang sebanding.

Baca Juga: Fakta Unik Babi: Ternyata Tidak Bisa Nengok Ke Atas

Apa Itu Xenotransplantasi?

Dalam jurnal yang diterbitkan oleh University of Alabama at Birmingham tentang xenotransplantasi, xenotransplantasi merupakan tranplantasi organ atau jaringan yang berasal dari hewan ke penerimanya yaitu manusia.

Dalam perjalanannya, para ahli dan ahli bedah telah berupaya mencari pilihan xenotransplantasi yang layak digunakan selama beberapa dekade, dengan harapan dapat menyelamatkan lebih banyak nyawa dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Sebenarnya manusia telah memiliki ketertarikan dengan penggabungan ciri fisik dari berbagai spesies hewan selama ratusan tahun. Hal ini dibuktikan dengan beberapa peninggalan mitologi Yunani, agama Hindu, dan lainnya yang menggambarkan penggabungan manusia dan hewan.

Berikut Beberapa Hewan Yang Pernah Dixenotransplantasi

  1. Kornea Babi

Dalam catatan National Library of Medicine, xenotransplantasi tercatat pertama kali dilakukan pada 1838.

Pendonoran Kornea Bagi ke Manusia mengasilkan sebuah kegagalan. Hal itu disebabkan oleh, sistem imun manusia yang menolak dan menyerang organ hewan yang dixenotransplantasi. Sejak percobaan pertama ini, ahli modis berupaya memodifikasi genetik hewan agar menyerupai genetik manusia. Hal itu bertujuan untuk keberhasilan xenotransplantasi.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Ini Ternyata Bisa Membuat Jantung Menjadi Lebih Sehat

  1. Jantung Babon untuk Bayi Manusia

Pada 1983, Leonard Bailey telah melakukan transplantasi jantung babon terhadap bayi perempuan. Hal itu terpaksa dia lakukan, karena sulitnya mendapatkan donor jantung dari bayi manusia lainnya.

Xenotransplantasi yang dilakukan ini pada dasarnya berhasil, namun cangkok jantung ini mengalami penolakan akut dari tubuh bayi. Alhasil bayi yang mendapatkan donor jantung dari babon meninggal dunia 20 hari setelah oprasi berlangsung.

  1. Kulit Ikan Nila

Praktik transplantasi kulit ikan nila ke luka bakar yang terjadi pada kulit manusia, kini sudah semakin marak. Hal itu disebabkan oleh kulit ikan nila memiliki kandungan kolagen yang tinggi, daya rekat yang baik pada dasar luka, serta memiliki sifat penyembuhan yang baik. Selain itu, tilapia kulit juga telah dipelajari sebagai biomaterial dalam pengobatan regenerative termasuk sebagai pembalut luka bakar. (Sastra Yudha Muhidin)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK