Viral Prank Tarik Kursi, Bahaya Yang Dapat Terjadi Dari Patah Tulang Ekor Hingga Lumpuh

AKURAT.CO Prank tarik kursi kembali viral di TikTok usai seorang Ibu membagikan cerita anaknya yang mengalami patah tulang ekor setelah terkena prank tarik kursi tersebut.
Dalam video tersebut, diceritakan bahwa sang anak bernama Iqa mengalami patah tulang ekor setelah dirinya tidak sengaja terkena prank tarik kursi oleh teman-temannya di sekolah.
Iqa pun sontak langsung terjatuh dari kursi tersebut dan menangis kesakitan setelah prank tarik kursi menimpa dirinya. Selanjutnya, Iqa dibawa ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan Iqa harus mengalami patah tulang ekor, cakram menonjol dan tulang memar akibat prank tarik kursi tersebut.
Baca Juga: 5 Ide Prank April Mop Yang Lucu Dan Seru Untuk Teman, Bisa Dicontoh!
Lantas, apa saja bahaya prank tarik kursi saat seseorang hendak duduk?
Prank tarik kursi mungkin bisa terlihat seperti lelucon yang tidak berbahaya, namun dalam beberapa kasus seperti Iqa dapat menyebabkan dampak yang sangat serius.
Patah tulang: Jatuh dari kursi dengan cara yang tidak terduga dapat menyebabkan tulang ekor patah. Padahal tulang ekor memiliki peran dalam membantu posisi duduk agar tetap nyaman, bahkan hal ini dapat menyebabkan nyeri yang sangat lama dan dapat mengganggu kinerja dari tubuh.
Cedera tulang belakang (spinal cord injury): Jika korban jatuh dengan keras atau jatuh ke posisi yang tidak wajar, maka ini dapat mengakibatkan cedera pada tulang belakang, yang berpotensi memengaruhi kekuatan, sensasi, dan fungsi organ tubuh lain.
Cedera Kepala: Jika korban jatuh dengan kepala terbentur keras, ini dapat menyebabkan cedera kepala serius, termasuk gegar otak.
Risiko lumpuh: Kelumpuhan akibat dari cedera tulang leher hingga tulang punggung juga dapat terjadi apabila seseorang jatuh dalam posisi duduk. Pada beberapa kasus kelumpuhan bisa terjadi pada tangan atau kaki apabila seseorang terkena cedera dibagian leher sampai punggung. Sedangkan jika cedera menyerang pinggang, maka kelumpuhan bisa terjadi pada area kaki.
Kecelakaan pada bagian tubuh lainnya: Selain patah tulang dan cedera tulang belakang, tindakan ini juga bisa menyebabkan berbagai jenis cedera pada bagian tubuh lainnya, seperti memar, memar pada organ dalam, atau cedera pada persendian.
Oleh karena itu, perlunya edukasi mengenai bahaya serius dari prank tarik kursi pada anak-anak yang sudah masuk sekolah, karena penting untuk meningkatkan kesadaran tentang konsekuensi tindakan ini.
Berikut ini beberapa cara untuk mencegah insiden prank tarik kursi terjadi, di antaranya:
Kesadaran pribadi: Mengembangkan kesadaran pribadi dan bertanggung jawab dalam tindakan kita, serta tidak mengikuti tindakan semacam ini jika dilakukan oleh orang lain.
Kesadaran publik: Meningkatkan kesadaran publik tentang bahaya prank tarik kursi melalui kampanye dan sumber informasi.
Prank tarik kursi mungkin terlihat sebagai lelucon sepele tetapi bahayanya bisa sangat serius. Dampak yang terjadi dari prank tarik kursi ini perlu untuk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









