Kenali Tanda Pelaku Playing Victim Dan Cara Menghadapinya

AKURAT.CO Playing victim merupakan tindakan manipulatif yang dilakukan seseorang dengan cara mengidentifikasi dirinya sendiri sebagai korban dan memiliki keyakinan bahwa orang lain menjadi penyebab kesengsaraan yang dialaminya.
Selain itu, pelaku playing victim juga sering berperilaku sebagai korban untuk membela dirinya agar tidak disalahkan.
Tak jarang mereka memutarbalikkan fakta untuk membuat korban yang sebenarnya merasa bersalah.
Baca Juga: Sekjen PAN: Ade Armando Jangan Playing Victim
Untuk menghadapi para pelaku playing victim ini, ada beberapa tanda yang bisa dikenali dari kepribadian mereka. Yuk disimak!
Terus Mengeluh
Pelaku playing victim cenderung mengeluh secara terus menerus tentang kehidupannya. Kebanyakan dari mereka melihat segala hal dari sudut pandang negatif dan selalu merasa bahwa hidup itu tidak adil.
Menyalahkan Orang Lain
Pelaku playing victim seringkali menyalahkan orang lain atas masalah yang diperbuat atau atas kesulitan yang sedang mereka hadapi.
Mereka sering kali menjadikan orang lain sebagai kambing hitam untuk disalahkan.
Sulit Menerima Kritik dan Saran
Orang yang seringkali merasa menjadi korban ini sulit menerima kritik dan masukan yang konstruktif.
Jika ada yang memberi masukan, mereka akan merasa diserang, meskipun masukan tersebut bertujuan untuk membantu mereka.
Baca Juga: Ferdinand Tanggapi Din Syamsuddin Soal Teror: Saya Duga Cuma Playing Victim Saja
Menggunakan Emosi dalam Menguasai Situasi
Pelaku playing victim sering menggunakan emosi mereka, seperti menangis atau marah untuk mendapatkan simpati.
Hal ini dilakukan sebagai cara mereka dalam mengendalikan situasi dan mendapatkan dukungan.
Manipulatif
Sering kali pelaku playing victim bersikap manipulatif, dengan menggunakan perasaan bersalah atau simpati orang lain untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan
Cara Menghadapi Pelaku Playing Victim
Berhadapan dengan mereka yang seringkali merasa menjadi korban memang menjengkelkan, sebab kamu harus menerima kesalahan yang tidak kamu lakukan.
Karena itu, ada beberapa cara untuk menghadapi pelaku tindakan victim mentality, seperti buatlah batasan yang jelas dengan hanya berbicara atau berinteraksi jika ada hal yang bersifat urgensi saja.
Cari tahu alasan pelaku melakukan tindakan playing victim lalu kamu mungkin bisa menawarkan bantuan kepada mereka, dan terakhir sebisa mungkin hindari memberikan label playing victim kepada si pelaku. (Almira Ramadhani)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









