Tahi Lalat Ternyata Bisa Jadi Tanda Kanker Kulit, Apa Ciri-cirinya?

AKURAT.CO Tahi lalat adalah suatu hal yang umum terdapat di tubuh manusia. Meskipun demikian, dalam beberapa situasi, tahi lalat dapat berkembang menjadi kanker kulit.
Oleh karena itu, penting untuk dapat mengidentifikasi bentuk tahi lalat yang mungkin dianggap tidak normal, dan bisa saja menjadi tanda awal kemungkinan terjadinya kanker kulit.
Ciri-Ciri Tahi Lalat sebagai Tanda awal Kanker Kulit
Tahi lalat atipikal adalah jenis tahi lalat yang menunjukkan tampilan tidak biasa dan tidak beraturan jika diperiksa melalui mikroskop.
Meskipun kondisi ini biasanya tidak bersifat ganas, namun perlu diberikan perhatian ekstra karena bisa menjadi gejala melanoma, yaitu jenis kanker kulit yang berbahaya.
Tahi lalat yang terkait dengan kanker kulit dapat muncul di seluruh bagian tubuh, karena itu penting bagi setiap individu untuk memeriksa kulit mereka secara menyeluruh.
Kondisi ini umumnya lebih sering ditemukan pada individu yang berusia di atas 25 tahun.
Terdapat beberapa tanda tahi lalat yang dapat membantu mengidentifikasi gejala melanoma, berikut penjelasannya.
Baca Juga: 11 Cara Menghilangkan Tahi Lalat Secara Alami
1. Asimetri
Sebagian besar tahi lalat yang disebabkan oleh melanoma memiliki bentuk yang tidak simetris. Sehingga bentuknya tidak mirip dengan tahi lalat yang umumnya bulat dan simetris.
2. Warna
Warna yang bervariasi juga dapat menjadi tanda ketika tahi lalat yang timbul berkaitan dengan kanker kulit.
Tahi lalat yang tidak berbahaya umumnya memiliki warna coklat, sedangkan pada kasus melanoma, mereka mungkin menunjukkan pola warna coklat atau hitam yang tidak biasa.
3. Perubahan
Setiap perubahan pada bentuk, warna, atau ketebalan bercak kulit bisa menjadi penanda bahwa tahi lalat yang ada pada tubuh berkaitan dengan kanker kulit.
Selain itu gejala tambahan seperti pendarahan, rasa gatal, atau perubahan tekstur kulit yang mengeras juga mungkin menjadi tanda peringatan terkait melanoma.
Jika kamu mengalami satu atau bahkan beberapa gejala tersebut, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter.
Tindakan deteksi dan penanganan dini perlu diambil agar kanker tidak memiliki kesempatan untuk menyebar ke area tubuh lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026




