Bahaya Kecanduan Minuman Alkohol, Diduga Jadi Penyebab Gangguan Penglihatan Kurnia Meiga?

AKURAT.CO Belakangan ini, Azhiera Adzka Fathir kembali jadi perbincangan hangat warganet karena menyebut mantan suaminya, Kurnia Meiga mengalami penyakit gangguan penglihatan karena terlalu berlebihan konsumsi minuman alkohol.
Berdasarkan pengakuan Azhiera Adzka Fathir, mantan istri Kurnia Meiga, mengungkap alasan penyakit Kurnia Meiga adalah minuman alkohol hingga akhirnya dia memutuskan bercerai.
Dia mengatakan bahwa mantan suaminya, Kurnia Meiga, memiliki kebiasaan minum minuman beralkohol, bahkan rela mengunci anak dan istrinya di luar kamar jika sedang mabuk.
Mantan istrinya tersebut mengatakan, kebiasaan minum alkohol Kurnia Meiga sudah dari usia 18 tahun, sehingga sulit dihentikan dan sudah tidak terkontrol.
Baca Juga: Profil Azhiera Adzka Fathir, Mantan Istri Kurnia Meiga yang Diselingkuhi hingga Jadi Korban KDRT
Azhiera juga membantah pada pengakuan Kurnia Mega yang menyebut santet adalah penyebab dirinya sakit dan mengalami gangguan penglihatan.
Gangguan penglihatan yang dialami Kurnia Meiga, sudah diakui oleh dokter, namun dia tidak terima diagnosa dokter dokter tersebut yang menyebut kehilangan penglihatan karena minum alkohol.
"Penyebab sakitnya itu alkohol. Dokter udah bilang, bukan disantet," kata Azhiera dikutip dari kanal YouTube Denny Sumargo.
Dikutip dari situs Hermina Hospital, Senin (11/3/2024), metanol merupakan salah satu jenis kandungan alkohol yang dapat menyebabkan kebutaan pada seseorang dan harus dihindari.
Bahan tersebut memiliki kemampuan untuk merusak sistem saraf, termasuk saraf mata, sehingga tidak boleh dikonsumsi karena dapat menyebabkan peradangan dan kematian jaringan saraf.
Jika sudah mengonsumsi alkohol berlebihan, maka dapat menyebabkan kebutaan permanen hingga kematian.
Kadar alkohol dalam minuman beralkohol sangatlah bervariasi. Seperti etanol, senyawa dengan rumus molekul C2H5OH, dapat memengaruhi sistem saraf pusat, menyebabkan kehilangan kesadaran, dan kematian.
Selain itu, metanol (CH3OH) atau benzena (C6H6) juga sering digunakan untuk membuat alkohol oplosan yang sering dicampur sendiri.
Padahal, bahan-bahan ini dapat menyebabkan keracunan dan kerusakan saraf yang permanen, seperti kebutaan atau kematian.
Dalam dosis ringan, benzena dapat menyebabkan kekurangan eritrosit dan leukosit. Sementara dalam dosis berat, dapat menyebabkan mual, kegagalan fungsi jantung, dan kematian.
Injeksi obat dosis tinggi adalah pilihan terbaik Dokter Spesialis Mata untuk pengobatan penglihatan buram tiba-tiba.
Respon individu terhadap terapi berbeda-beda, meskipun penglihatan dapat membaik dengan cepat dalam kasus yang tidak terlambat, namun kerusakan jaringan total sulit untuk pulih.
Campuran alkohol dan zat kimia seperti metanol ternyata sangat berbahaya untuk dikonsumsi yang dapat menyebabkan kebutaan, kelumpuhan, hingga kematian.
Bukan hanya itu, namun mengonsumsi minuman alkohol berlebihan dapat menyebabkan beberapa jenis kanker, seperti mulut, kerongkongan, tenggorokan, laring, dan hati.
Mengingat bahaya minum alkohol, disarankan untuk menghindari alkohol dan mengikuti gaya hidup sehat tanpa alkohol untuk menghindari efek buruk pada kesehatan, seperti kebutaan dan kematian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









