Kesehatan Mental Jadi Isu Penting GenZ dan Milenial Indonesia

AKURAT.CO Kesehatan mental merujuk pada kondisi kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial seseorang.
Ini melibatkan kemampuan seseorang untuk mengatasi tekanan, menangani emosi secara sehat, berinteraksi secara efektif dengan orang lain, serta menyesuaikan diri dengan perubahan dan tantangan dalam kehidupan sehari-hari.
Kesehatan mental yang baik dapat memengaruhi bagaimana seseorang berpikir, merasa, dan bertindak dalam berbagai situasi.
Ini penting untuk memperhatikan kesehatan mental sama seperti halnya kesehatan fisik.
Menurut "Indonesia Gen Z Report 2024", kesehatan mental menjadi salah satu dari tiga isu yang menjadi perhatian Gen-Z dan milenial Indonesia, selain kesetaraan sosial dan ekonomi serta hak asasi manusia dan keadilan sosial.
Maybelline Brave Together adalah sebuah inisiatif yang diluncurkan oleh Maybelline New York secara global pada tahun 2020 guna memberikan akses konseling satu banding satu secara gratis demi mengatasi isu kecemasan dan depresi.
World Health Organization Foundation lantas mengapresiasi brand makeup #1 dunia lewat serial mini- dokumenter bertajuk "Healthier Together" yang diproduksi oleh BBC StoryWorks Commercial.
"Inisiatif Maybelline Brave Together pertama kali diluncurkan tahun 2020 dan diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2022 untuk mendukung generasi muda Indonesia menghadapi isu kecemasan dan depresi.
Sejak saat itu, Maybelline secara konsisten memberikan akses konseling gratis dan edukasi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya merawat kesehatan mental, terutama kecemasan dan depresi," ujar Carla Mangindaan, Brand General Manager, Maybelline Indonesia.
Di Indonesia, Maybelline New York bekerja sama dengan Kalm, sebuah platform konseling online berbasis aplikasi yang menaungi lebih dari 200 orang psikolog profesional, untuk mendobrak barrier ini lewat akses konseling gratis berbasis aplikasi.
"Apresiasi sebesar-besarnya bagi Maybelline New York yang telah memberikan akses konseling gratis bagi masyarakat Indonesia yang mau menjaga kesehatan mentalnya. Kami bersyukur Kalm dapat menjadi bagian dari inisiatif yang inklusif ini karena Brave Together berhasil membuka akses konseling bagi mereka yang sebelumnya terhambat karena alasan finansial maupun geografis," jelas Karina Negara, Psikolog Klinis dan Co-founder Kalm.
Di tingkat global sendiri, Brave Together telah membantu lebih dari 1,65 juta orang untuk mendapatkan bantuan konsultasi 1:1 dengan gratis di 34 negara dengan lebih dari 45 LSM lokal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo








