Akurat
Pemprov Sumsel

Apa Itu Virus Oropouche? Ancaman Baru yang Sebabkan Kematian Pertama di Brasil

Iim Halimatus Sadiyah | 29 Juli 2024, 16:08 WIB
Apa Itu Virus Oropouche? Ancaman Baru yang Sebabkan Kematian Pertama di Brasil

AKURAT.CO Belakangan ini, masyarakat dunia dihebohkan dengan munculnya virus Oropouche yang disebut sudah menyebabkan kematian pertama di Brasil.

Penyakit dari virus Oropouche berasal dari gigitan nyamuk dan lalat yang terinfeksi virus hingga akhirnya menyebabkan penyakit ini menyebar ke manusia.

Virus Oropouche tersebut sudah mengakibatkan kematian dua wanita di Bahia pada hari Kamis  Keduanya tidak memiliki riwayat penyakit bersama sebelumnya dan berusia di bawah tiga puluh tahun.

Di tahun 2024 ini, Kementerian Kesehatan Brasil juga mencatat 7.236 kasus virus Oropouche, yang sebagian besar menyerang di negara bagian Amazonas dan Rondonia.

Baca Juga: Virus Mematikan West Nile Mewabah di Israel, Bukti Konkrit Azab Allah bagi Zionis

Karena gejala yang ditimbulkannya dan penyebarannya yang cepat, virus ini sangat mengkhawatirkan masyarakat dan pemerintah Brasil.

Mengutip berbagai sumber, Senin (29/7/2024), berikut ini penjelasan tentang virus Oropouche yang saat ini jadi perbincangan masyarakat dunia.

Apa Itu Virus Oropouche?

Di Trinidad dan Tobago, virus Oropouche pertama kali ditemukan pada tahun 1955. Namanya berasal dari daerah Oropouche di Trinidad, salah satu daerah saat virus itu pertama kali ditemukan.

Virus Oropouche telah menjadi salah satu penyebab utama wabah demam akut di Amerika Selatan dan Tengah, terutama di wilayah tropis, sejak awal ditemukan.

Baca Juga: Virus West Nile Terus Hantui Israel, Bukti Azab bagi Pembantai Warga Palestina

Dalam beberapa dekade terakhir, kasus virus Oropouche meningkat pesat di Brasil, Peru, Panama, dan negara-negara lain di Amerika Latin.

Wabah terbesar di Brasil terjadi pada tahun 1960-an dan 1980-an, telah membunuh ribuan orang. Sejak saat itu, otoritas kesehatan di daerah tersebut juga sudah memperhatikan perkembangan virus ini.

Gejala Virus Oropouche

Infeksi virus Oropouche biasanya ditandai dengan adanya demam akut yang muncul secara tiba-tiba dan tidak terduga.

Sementara gejala-gejala umum meliputi demam tinggi hingga 39-40 derajat Celsius, sakit kepala parah, nyeri otot dan sendi, serta ruam kulit berupa bintik-bintik merah.

Beberapa penderita juga biasanya akan mengalami mual, muntah, dan fotofobia (sensitivitas terhadap cahaya).

Gejala-gejala tersebut akan berlangsung selama 3-5 hari sebelum mereda, namun dapat menyebabkan komplikasi serius seperti ensefalitis yang berpotensi fatal.

Sementara pada ibu hamil, infeksi virus Oropouche dapat menyebabkan keguguran atau kemungkinan kelahiran bayi dengan kepala kecil.

Penyebab Virus Oropouche

Virus Oropouche paling sering ditularkan oleh adanya gigitan serangga vektor, terutama nyamuk Culicoides paraensis.

Baca Juga: Virus Polio Menular Terdeteksi di Limbah Gaza, Ribuan Pengungsi Berisiko Terjangkit

Lebih buruknya, virus ini biasanya berkembang biak di daerah berawa, hutan hujan tropis, dan di dekat pemukiman manusia.

Selain nyamuk, virus ini juga ditemukan pada hewan seperti monyet dan burung, yang merupakan reservoir alami virus.

Struktur genom unik pada virus Oropouche memungkinkan virus untuk bereplikasi dengan cepat di dalam sel inang hingga menyebabkan gejala penyakit yang lebih parah.

Jika virus Oropouche yang tersebar di tubuh manusia tidak segera diobati, maka akan berdampak buruk bagi kesehatan hingga kematian.

Maka dari itu, yang bisa dilakukan masyarakat saat ini adalah istirahat yang cukup, kemudian memastikan tubuh terhidrasi yang baik, serta mendapatkan pengawasan medis untuk memantau perkembangan gejala dan mencegah komplikasi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.