Jamur Mematikan Ancam Kesehatan Manusia Akibat Perubahan Iklim

AKURAT.CO Sebuah studi terbaru dari Universitas Manchester mengungkap potensi penyebaran global beberapa spesies jamur berbahaya, Aspergillus fumigatus, A. flavus, dan A. niger akibat perubahan iklim.
Jamur-jamur ini, yang menyebabkan penyakit paru-paru mematikan aspergilosis, diperkirakan akan menyebar ke Amerika Utara, Eropa, Tiongkok, dan Rusia seiring dengan meningkatnya suhu yang memungkinkan mereka berkembang di wilayah baru.
A. fumigatus lebih menyukai iklim sedang, sementara A. flavus dan A. niger mendominasi daerah yang lebih hangat, dengan semua spesies diperkirakan akan bergeser ke arah utara. Dilansir dari news.com.au, Wilayah pesisir Australia mungkin akan mengalami peningkatan kasus.
Jamur sering kali diabaikan dibandingkan dengan virus, namun dampaknya terhadap kesehatan sangat signifikan. Lebih dari 6,5 juta infeksi jamur invasif terjadi setiap tahun, dengan sekitar 3,8 juta kematian.
Aspergilosis saja memengaruhi jutaan orang, terutama mereka dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Studi ini memperingatkan bahwa pemanasan global dapat meningkatkan kemampuan jamur untuk bertahan hidup di dalam tubuh manusia.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui A. flavus sebagai ancaman kesehatan masyarakat yang kritis karena resistensinya terhadap pengobatan. Para peneliti menekankan perlunya lebih banyak studi tentang jamur dan peningkatan kesadaran, terutama di wilayah rentan seperti Australia, di mana kondisi mendukung pertumbuhan jamur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








