Askariasis: Infeksi Cacing Usus yang Mengintai di Lingkungan Kotor

AKURAT.CO Tahukah Anda, ada penyakit infeksi parasit yang diam-diam bisa mengganggu kesehatan jutaan orang di daerah tropis, termasuk Indonesia? Penyakit itu bernama askariasis, disebabkan oleh cacing gelang Ascaris lumbricoides.
Penularannya sederhana: telur cacing masuk ke tubuh manusia lewat tanah atau makanan yang terkontaminasi feses. Jika buah atau sayur tidak dicuci bersih, atau tangan kotor menyentuh mulut, telur bisa ikut tertelan dan menetap di usus.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), askariasis termasuk dalam kelompok soil-transmitted helminths (STH), penyakit akibat cacing yang menular lewat tanah.
Bagaimana Askariasis Menular?
Siapa pun bisa terkena askariasis, tapi anak-anak paling rentan karena sering bermain di tanah dan belum disiplin menjaga kebersihan.
Jalur penularan yang umum terjadi:
-
Makan buah atau sayur yang tidak dicuci bersih
-
Tangan terkontaminasi tanah lalu menyentuh mulut
-
Lingkungan dengan sanitasi dan air bersih yang minim
Begitu tertelan, telur menetas di usus kecil, lalu larva bermigrasi ke paru-paru melalui aliran darah, sebelum kembali ke usus untuk tumbuh jadi cacing dewasa.
Baca Juga: 5 Kucing Terkecil di Dunia, Nomor 3 Bikin Gemas Banget!
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Infeksi ringan sering tak menimbulkan gejala. Namun, infeksi berat bisa sangat berbahaya.
Gejala askariasis antara lain:
-
Nyeri atau tidak nyaman di perut
-
Batuk (saat larva berada di paru-paru)
-
Nafsu makan turun, berat badan menurun
-
Mual atau muntah
-
Gangguan pertumbuhan pada anak
Kasus berat bisa memicu penyumbatan usus, gangguan paru-paru, hingga kekurangan gizi serius.
Cara Mengobati Askariasis
Kabar baiknya, askariasis bisa diobati dengan mudah. WHO merekomendasikan obat antiparasit seperti:
-
Albendazole
-
Mebendazole
Obat ini tersedia luas di fasilitas kesehatan dan efektif membasmi cacing.
Pencegahan
Lebih baik mencegah daripada mengobati. Dengan perilaku hidup bersih, risiko askariasis bisa ditekan.
Baca Juga: Kemendagri Jadi Garda Terdepan Kawal Program Prioritas Presiden Prabowo
Langkah pencegahan sederhana:
-
Cuci tangan dengan sabun sebelum makan & setelah buang air
-
Cuci bersih buah dan sayur sebelum dikonsumsi
-
Masak makanan hingga matang sempurna
-
Selalu gunakan alas kaki
-
Jangan buang air besar sembarangan
Edukasi tentang kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat adalah senjata utama untuk memutus rantai penyebaran penyakit ini.
Askariasis mungkin terdengar sepele, tapi dampaknya bisa serius, terutama bagi anak-anak. Dengan kebersihan diri, sanitasi lingkungan, dan pengobatan yang tepat, penyakit ini bisa dikendalikan bahkan dicegah sama sekali.
Kesehatan anak dan keluarga dimulai dari langkah sederhana: cuci tangan, jaga makanan tetap bersih, dan peduli pada sanitasi.
Laporan: Dwi Arya Rahmansyah Ramadhan/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









