Penelitian Terbaru Menunjukkan Otak Manusia Bisa Berubah Lebih Cepat dari Perkiraan

AKURAT.CO Wawasan baru dari studi neuromodulator dan intervensi, misalnya terapi farmakologis seperti ketamine pada depresi berat, memperlihatkan bahwa perubahan plastisitas sinaptik dapat terjadi relatif cepat.
Studi RCT ketamine dan ulasan synaptic plasticity di Nature Networks menyebutkan ini terjadi dalam hitungan jam hingga hari, bukan hanya minggu atau bulan.
Hal ini menantang pandangan lama bahwa neuroplastisitas memerlukan waktu panjang untuk perubahan bermakna.
Temuan ini membuka peluang terapi yang lebih cepat untuk kondisi seperti depresi resisten terapi dan gangguan neuropsikiatri lainnya. Juga menguatkan ide bahwa pengalaman intens dan intervensi yang tepat dapat merombak jaringan otak dalam rentang waktu singkat.
Namun para peneliti menekankan perlunya penelitian jangka panjang untuk memahami stabilitas perubahan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






