Menkes: Target Cek Kesehatan Gratis 2026 Naik Jadi 136 Juta Peserta

AKURAT.CO Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, menegaskan, pemerintah akan meningkatkan target pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) hampir dua kali lipat menjadi 136 juta jiwa pada 2026.
Sebelumnya, program CKG telah menjangkau sekitar 70 juta jiwa sepanjang 2025.
“Dari 70 juta, kita naikkan targetnya menjadi 136 juta,” kata Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers daring, Jumat (23/1/2026).
Selain memperluas jangkauan, Kementerian Kesehatan juga akan meningkatkan kualitas tata laksana CKG, mulai dari pemeriksaan, pengobatan, hingga perawatan lanjutan.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
“Yang terpenting adalah memastikan masyarakat kembali sehat. Mereka yang sebelumnya rapornya kuning atau merah bisa kembali menjadi sehat,” ujarnya.
Budi menjelaskan, perluasan program CKG merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), sekaligus sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ketiga tentang kesehatan dan kesejahteraan.
“Fokus kita adalah memastikan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya mengobati orang sakit, tetapi mencegah agar masyarakat tetap sehat,” tegasnya.
Baca Juga: Mulai 2026, Cek Kesehatan dan Pengobatan Gratis 15 Hari untuk 280 Juta Warga
Ia menambahkan, upaya promotif dan preventif menjadi prioritas pemerintah, dengan melibatkan Kementerian Kesehatan, dinas kesehatan daerah, puskesmas, hingga rumah sakit.
“Yang sudah sehat tetap sehat, yang kurang sehat menjadi sehat, dan yang tidak sehat bisa membaik,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes, Maria Endang, mengungkapkan sepanjang 2025 pemeriksaan CKG telah menjangkau 70 juta jiwa melalui 10.225 puskesmas di 38 provinsi.
Tiga provinsi dengan persentase pemeriksaan CKG tertinggi adalah Gorontalo (50,3 persen), Sulawesi Tenggara (48,72 persen), dan Maluku Utara (39,9 persen).
Sebaliknya, wilayah Papua masih mencatatkan angka terendah, yakni Papua Pegunungan (0,45 persen), Papua Tengah (4,36 persen), dan Papua Barat Daya (4,42 persen).
Dari sisi jumlah peserta, provinsi dengan capaian tertinggi adalah Jawa Tengah dengan 14 juta jiwa, disusul Jawa Timur 13 juta jiwa, dan Jawa Barat 10 juta jiwa.
“Cakupan pemeriksaan CKG masih didominasi perempuan, yakni 39 juta jiwa atau 54,39 persen. Sementara laki-laki mencapai 33 juta jiwa atau 45,61 persen berdasarkan data Desember,” jelas Maria.
Ia menambahkan, capaian tersebut meningkat signifikan dibandingkan Maret 2025 yang hanya mencatatkan 487 ribu peserta atau 35,9 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






