Akurat
Pemprov Sumsel

Trauma Masa Kecil: Dampak, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Redaksi Akurat | 24 Maret 2026, 23:59 WIB
Trauma Masa Kecil: Dampak, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi trauma masa kecil.

AKURAT.CO Trauma dalam psikologi merupakan kondisi yang muncul akibat pengalaman buruk atau peristiwa menyakitkan yang dialami seseorang.

Salah satu bentuk yang cukup umum adalah trauma masa kecil, yang dapat berdampak jangka panjang terhadap kesehatan mental.

Trauma masa kecil biasanya terjadi akibat pengalaman tidak menyenangkan, baik dari lingkungan keluarga maupun sosial. Bentuknya bisa berupa kekerasan fisik, emosional, hingga seksual.

Pengalaman tersebut kerap memengaruhi perkembangan psikologis anak dan terbawa hingga dewasa jika tidak ditangani dengan baik.

Gejala Trauma Masa Kecil

Dampak trauma tidak selalu terlihat secara langsung, namun dapat muncul dalam berbagai bentuk, seperti:

  • Kesulitan mengelola emosi, seperti mudah marah, cemas, atau mengalami depresi

  • Masalah dalam hubungan sosial, termasuk sulit percaya pada orang lain atau membangun kedekatan

  • Perilaku merusak diri (self-destructive), seperti penyalahgunaan zat atau tindakan menyakiti diri sendiri

  • Gangguan konsentrasi dan fokus dalam aktivitas sehari-hari

Cara Mengatasi Trauma Masa Kecil

Mengatasi trauma memerlukan proses yang tidak instan. Namun, ada beberapa langkah yang dapat membantu pemulihan:

Baca Juga: Mau Lolos LPDP? Ini Perbandingan Kuliah Dalam vs Luar Negeri

  • Terapi profesional
    Mengikuti konseling atau terapi dengan psikolog dapat membantu individu memahami dan mengelola emosi yang muncul akibat trauma.

  • Dukungan dari orang terdekat
    Kehadiran keluarga dan lingkungan yang suportif berperan penting dalam proses penyembuhan.

  • Self-care secara konsisten
    Melakukan aktivitas positif seperti olahraga, meditasi, atau hobi dapat membantu menenangkan pikiran dan meningkatkan kesejahteraan mental.

Trauma masa kecil bukanlah hal yang sepele. Jika tidak ditangani, dampaknya bisa berlanjut hingga dewasa.

Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk mengenali tanda-tandanya dan mencari bantuan yang tepat agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.

Laporan: Marta Anunciata Wea/magang

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.