Akurat
Pemprov Sumsel

Berapa Kali Ideal Menyikat Gigi dalam Sehari? Ini Penjelasan Medisnya

Redaksi Akurat | 31 Maret 2026, 23:30 WIB
Berapa Kali Ideal Menyikat Gigi dalam Sehari? Ini Penjelasan Medisnya
Ilustrasi seseorang sedang menyikat gigi.

AKURAT.CO Kesehatan mulut merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kondisi mulut yang tidak terawat dapat meningkatkan risiko penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, infeksi, hingga gangguan pencernaan.

Dari berbagai bentuk perawatan mulut, menyikat gigi adalah langkah paling dasar—namun juga yang paling sering dilakukan secara tidak tepat.

Lalu, berapa kali sebenarnya kita harus menyikat gigi dalam sehari? Apakah dua kali sudah cukup? Berikut penjelasan lengkapnya.

Dua Kali Sehari Sudah Ideal

Organisasi kesehatan gigi dunia seperti American Dental Association (ADA), World Dental Federation (FDI), dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) sepakat bahwa frekuensi menyikat gigi yang ideal adalah dua kali sehari.

Waktu yang paling dianjurkan:

  • Setelah sarapan (pagi hari)

  • Sebelum tidur (malam hari)

Frekuensi ini dinilai optimal karena mampu mengontrol plak tanpa menyebabkan kerusakan pada enamel gigi, serta mudah dilakukan secara konsisten.

Mengapa Harus Dua Kali?

Mulut manusia mengandung ratusan jenis bakteri. Sebagian memang tidak berbahaya, tetapi ada juga yang memicu pembentukan plak dan asam yang merusak gigi.

Plak adalah lapisan lengket berisi bakteri yang bisa terbentuk hanya dalam 20 menit setelah makan, dan akan menebal dalam 8–12 jam.

Jika tidak dibersihkan, plak dapat menyebabkan:

  • gigi berlubang

  • radang gusi (gingivitis)

  • penyakit periodontal

Menyikat gigi dua kali sehari membantu memutus siklus pembentukan plak sebelum berkembang menjadi masalah serius.

Baca Juga: Anggota DPR Ajak Media Parlemen Jaga Sinergi dan Kritik Secara Konstruktif

Sikat Gigi Setelah atau Sebelum Sarapan?

Secara medis, menyikat gigi setelah sarapan lebih dianjurkan.

Alasannya:

  • sisa makanan menempel di gigi

  • bakteri menghasilkan asam dari gula

  • menyikat gigi membantu membersihkan sisa makanan dan asam

Namun, jika mengonsumsi makanan atau minuman asam (seperti jeruk, kopi, atau soda), sebaiknya tunggu 20–30 menit sebelum menyikat gigi agar enamel tidak terkikis.

Kenapa Sikat Gigi Sebelum Tidur Sangat Penting?

Jika hanya bisa memilih satu waktu, maka menyikat gigi sebelum tidur adalah yang paling penting.

Saat tidur:

  • produksi air liur menurun

  • bakteri berkembang lebih cepat

  • asam dari sisa makanan bertahan lebih lama

Akibatnya, risiko gigi berlubang dan bau mulut meningkat. Menyikat gigi sebelum tidur membantu mencegah hal tersebut.

Bolehkah Menyikat Gigi Lebih dari Dua Kali?

Menyikat gigi tiga kali sehari diperbolehkan, terutama jika:

  • sering mengonsumsi makanan manis

  • memakai kawat gigi

  • mengalami bau mulut

  • makan makanan yang mudah terselip

Namun, terlalu sering menyikat gigi—terutama dengan tekanan kuat—dapat menyebabkan:

  • keausan enamel

  • gigi sensitif

  • gusi turun (recession)

Karena itu, 2–3 kali sehari adalah batas aman.

Cara Menyikat Gigi yang Benar

Frekuensi saja tidak cukup. Teknik menyikat gigi juga sangat menentukan.

Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

1. Durasi minimal 2 menit
Bagi mulut menjadi 4 bagian dan sikat masing-masing selama 30 detik.

2. Teknik yang tepat

  • posisikan sikat 45° ke arah gusi

  • gunakan gerakan melingkar atau vertikal

  • hindari menyikat terlalu keras

3. Gunakan sikat berbulu lembut
Sikat keras justru dapat merusak gusi dan enamel.

4. Pilih pasta gigi berfluoride
Fluoride membantu memperkuat gigi dan mencegah karies.

5. Ganti sikat gigi setiap 3 bulan
Sikat yang sudah mengembang tidak efektif membersihkan gigi.

Jangan Hanya Sikat Gigi

Menyikat gigi saja belum cukup untuk menjaga kesehatan mulut secara optimal. Tambahkan perawatan berikut:

Baca Juga: Lirik Lagu Risk It All - Bruno Mars dan Terjemahan Bahasa Indonesia

  • Flossing (benang gigi): membersihkan sela gigi

  • Mouthwash (obat kumur): mengurangi bakteri dan bau mulut

  • Membersihkan lidah: menghilangkan bakteri penyebab bau

Menyikat gigi dua kali sehari sudah cukup untuk menjaga kesehatan mulut, asalkan dilakukan dengan teknik yang benar. Waktu terbaik adalah setelah sarapan dan sebelum tidur.

Kunci utamanya bukan hanya seberapa sering, tetapi juga bagaimana cara menyikat gigi yang benar dan konsisten.

Laporan: Bunga Adinda/magang

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.