Akurat
Pemprov Sumsel

Penjelasan Lengkap Alasan Angin Malam Terasa Lebih Dingin

Redaksi Akurat | 11 April 2026, 22:06 WIB
Penjelasan Lengkap Alasan Angin Malam Terasa Lebih Dingin
Alasan Angin Malam Terasa Lebih Dingin

AKURAT.CO Siapa yang tidak pernah merasakan angin malam terasa begitu dingin menusuk tulang padahal siang hari panas terik?

Fenomena ini umum terjadi di berbagai daerah, baik saat musim kemarau maupun musim penghujan. 

Tidak hanya pengalaman personal, kondisi ini juga memiliki alasan ilmiah yang jelas dan memahami penyebabnya membantu kita lebih nyaman menghadapi perubahan suhu di malam hari.

Baca Juga: 3 Bahaya Angin Malam Untuk Kesehatan Tubuh

Kenapa Angin Malam Lebih Dingin daripada Siang?

Perbedaan suhu udara antara siang dan malam hari merupakan hal yang wajar karena posisi matahari terhadap bumi berubah sepanjang hari. 

Saat siang, sinar matahari menyinari permukaan bumi secara langsung dan memberi energi panas yang membuat udara menjadi hangat. Sebaliknya di malam hari:

1. Matahari Sudah Tidak Menyinari Bumi

Begitu matahari terbenam, energi panas dari matahari tidak lagi masuk ke permukaan bumi, sehingga permukaan tanah dan udara di sekitarnya mulai kehilangan panasnya.

2. Radiasi Panas Lepas ke Luar Angkasa

Selama malam, permukaan bumi yang semula menyimpan panas akan melepaskannya ke angkasa. Proses ini disebut radiasi. 

Karena radiasi berlangsung terus-menerus, suhu udara di dekat permukaan semakin turun dan terasa lebih dingin.

3. Kelembapan Udara yang Rendah

Pada malam hari, terutama di musim kemarau, kadar uap air di udara menurun, sehingga kemampuan udara menahan panas juga berkurang. 

Udara kering cenderung kehilangan panas lebih cepat dibandingkan udara lembap. Akibatnya, suhu malam hari menjadi lebih rendah.

4. Angin yang Membawa Massa Udara Dingin

Angin malam sering membawa massa udara yang lebih dingin dari wilayah lain, terutama dari daerah yang lebih tinggi atau jauh dari sumber panas. 

Ketika angin ini datang, suhu yang terasa pun makin menusuk kulit, bahkan ketika matahari sudah terbenam.

Baca Juga: Penyebab dan Faktor Hujan Sering Disertai Angin Kencang

Faktor yang Membuat Angin Malam Terasa Lebih Tajam

Selain perubahan suhu, ada beberapa faktor lain yang membuat angin malam terasa lebih dingin di kulit, antara lain:

1. Lingkungan Terbuka

Di tempat yang minim bangunan atau pohon pelindung, udara lebih bebas bergerak sehingga angin malam terasa lebih kuat dan dingin.

2. Berada di Area Tinggi atau Dekat Laut

Wilayah pegunungan atau pesisir cenderung punya suhu malam yang lebih rendah karena perbedaan ketinggian dan pengaruh angin laut yang dingin.

3. Tidak Ada Penahan Panas di Sekitar

Jika di lingkungan sekitar tidak ada permukaan yang menyimpan panas, seperti aspal atau beton besar, udara malam akan cepat turun suhunya.

Kenapa Kadang Cuaca Malam Bisa Dingin Meski Sedang Kemarau?

Banyak orang mengira suhu malam yang dingin hanya terjadi saat musim hujan. Faktanya, di musim kemarau pun malam bisa sangat dingin, bahkan lebih tajam dibanding musim lainnya. Penyebabnya adalah:

  • Awan tipis atau langit cerah memudahkan radiasi panas keluar tanpa terhalang.

  • Udara kering menyebabkan hilangnya panas cepat setelah matahari tenggelam.

Tanpa awan penahan panas, suhu menurun drastis di malam hari.

Inilah sebabnya kadang kamu merasa udara malam lebih dingin meskipun siang harinya sangat panas.

Bagaimana Tubuh Bereaksi terhadap Angin Malam yang Dingin?

Saat udara dingin menyentuh kulit, tubuh akan bereaksi untuk mempertahankan suhu internal yang stabil:

  • Pembuluh darah di kulit menyempit untuk mengurangi kehilangan panas.

  • Otot bergetar (menggigil) untuk menghasilkan panas lebih banyak.

  • Tubuh memprioritaskan pemanasan organ vital.

Reaksi ini normal dan merupakan cara tubuh menjaga fungsi organ tetap optimal meskipun suhu luar rendah.

Tips Agar Tidak Kedinginan Saat Angin Malam

Berikut beberapa langkah sederhana supaya kamu tetap nyaman meskipun angin malam terasa sangat dingin:

1. Gunakan Pakaian Hangat: pilih bahan yang mampu mengunci panas tubuh seperti wool atau fleece.

2. Gunakan Selimut atau Lapisan Tambahan: tidur dengan dua lapis selimut membantu mencegah panas tubuh menghilang cepat.

3. Minum Minuman Hangat: teh, jahe, atau susu hangat dapat membantu tubuh mempertahankan suhu dari dalam.

4. Hindari Angin Langsung Menyentuh Tubuh: tutup ventilasi atau jendela saat suhu sangat dingin, atau gunakan tirai tebal untuk mengurangi aliran angin masuk rumah.

5. Rutin Bergerak Ringan: gerakan ringan seperti stretching atau jalan santai di dalam rumah dapat membantu sirkulasi darah dan membuat tubuh lebih hangat.

Amalia Febriyani (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R