Akurat Logo

Apa Itu Facelift? Ini Penjelasan Medis, Manfaat, dan Bahayanya

Nurma Nafisa Faradilla | 30 April 2026, 11:04 WIB
Apa Itu Facelift? Ini Penjelasan Medis, Manfaat, dan Bahayanya
Ilustrasi facelift. (Freepik)

AKURAT.CO Facelift menjadi salah satu prosedur kecantikan yang semakin populer karena diklaim mampu membuat wajah tampak lebih muda secara instan. Namun, di balik hasilnya yang menjanjikan tidakan ini juga menyimpan risiko serius, terutama jika dilakukan sembarangan.

Belum lama ini, publik dikejutkan dengan kasus facelift ilegal di Pekanbaru yang menyebabkan sejumlah korban mengalami luka hingga cacat permanen. Kasus tersebut menjadi pengingat penting bahwa prosedur estetika harus dilakukan secara aman dan oleh tenaga profesional.

Lalu, sebenarnya apa itu facelift dalam dunia medis? Simak penjelasan lengkap berikut ini.

Apa Itu Facelift?

Facelift atau rhytidectomy adalah prosedur bedah kosmetik yang bertujuan untuk mengencangkan kulit wajah yang mulai kendur akibat penuaan. Tindakan ini dilakukan dengan mengangkat jaringan di bawah kulit, menghilangkan kelebihan kulit, lalu menjahitnya kembali agar terlihat lebih kencang dan halus.

Baca Juga: Mercedes-Maybach GLS 600 Facelift Diluncurkan di Indonesia

Dikutip dari Mayo Clinic, facelift efektif untuk memperbaiki tanda-tanda penuaan di area wajah dan leher, seperti:

  • Kulit mengendur

  • Kerutan dalam

  • Garis rahang yang tidak tegas

Bagaimana Prosedur Facelift Dilakukan?

Secara umum, prosedur facelift melibatkan beberapa tahapan:

Pertama, dokter akan membuat sayatan di area sekitar telinga atau garis rambut.

Kemudian, jaringan di bawah kulit akan diangkat dan dikencangkan.

Setelah itu, kelebihan kulit dipotong dan dijahit kembali mengikuti kontur wajah.

Prosedur ini biasanya dilakukan oleh dokter spesialis bedah plastik dengan pembiusan lokal atau total, tergantung kondisi pasien.

Manfaat Facelift

Facelift dikenal karena hasilnya yang cukup signifikan dibandingkan perawatan non-bedah. Beberapa manfaatnya antara lain:

  • Mengurangi kerutan dalam pada wajah

  • Mengencangkan kulit yang kendur

  • Membentuk ulang garis rahang

  • Memberikan tampilan wajah lebih segar dan muda

Dikutip dari American Society of Plastic Surgeons, hasil facelift bisa bertahan hingga bertahun-tahun, meskipun tidak menghentikan proses penuaan.

Baca Juga: BYD Seal Facelift Hadir dengan Suspensi Cerdas DiSus-C, Begini Cara Aktifkannya

Risiko dan Bahaya Facelift

Meskipun tergolong prosedur medis yang umum, facelift tetap memiliki risiko. Beberapa efek samping yang bisa terjadi meliputi:

  • Infeksi pada area operasi

  • Pendarahan atau hematoma

  • Bekas luka yang terlihat jelas

  • Kerusakan saraf wajah

  • Hasil tidak simetris

Risiko ini bisa meningkat drastis jika tindakan dilakukan oleh orang yang tidak memiliki kompetensi medis atau di klinik ilegal.

World Health Organization menegaskan bahwa setiap tindakan medis harus dilakukan oleh tenaga profesional untuk menghindari komplikasi serius.

Tips Aman Sebelum Melakukan Facelift

Sebelum memutuskan menjalani facelift, ada beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan:

  • Pastikan dokter memiliki sertifikasi bedah plastik

  • Pilih klinik atau rumah sakit yang resmi dan berizin

  • Jangan tergiur harga murah

  • Lakukan konsultasi menyeluruh sebelum tindakan

  • Cek rekam jejak dokter dan ulasan pasien

Langkah ini penting untuk meminimalkan risiko dan memastikan hasil yang aman.

Kesimpulannya, facelift memang bisa menjadi solusi untuk tampil lebih muda, tetapi tetap harus dilakukan dengan pertimbangan matang dan tenaga medis yang kompeten.

Jangan sampai keinginan memperbaiki penampilan justru berujung pada risiko serius yang bisa merugikan kesehatan dan kepercayaan diri kamu.

Baca Juga: Jadi Cita-cita, Elma Theana Pilih Jalani Facelift di Korea

FAQ

1. Apa itu facelift dalam dunia medis?

Facelift adalah prosedur bedah kosmetik untuk mengencangkan kulit wajah yang kendur dan mengurangi tanda penuaan.

2. Apakah facelift aman?

Aman jika dilakukan oleh dokter spesialis di fasilitas resmi, namun tetap memiliki risiko seperti infeksi dan bekas luka.

3. Berapa lama hasil facelift bertahan?

Hasil facelift bisa bertahan beberapa tahun, tetapi tidak permanen karena proses penuaan tetap berlangsung.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.