Tak Perlu Khawatir! Ini Cara Tidur Tenang Saat Sakit Gigi

AKURAT.CO Sakit gigi kerap menimbulkan ketidaknyamanan. Rasa nyeri berdenyut dapat menjalar hingga kepala, menyebabkan tubuh terasa lelah dan sulit untuk beristirahat.
Kondisi ini sering membuat waktu tidur menjadi terganggu. Namun, terdapat beberapa cara tidur tenang saat sakit gigi yang dapat membantu meredakan nyeri serta membuat tubuh lebih rileks.
Baca Juga: Kenapa Sakit Gigi Terasa Lebih Parah di Malam Hari? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Penyebab Umum Terjadinya Sakit Gigi
Dilansir dari Alo Dokter, sakit gigi kerap dipicu oleh berbagai kondisi.
Salah satu faktor yang paling sering adalah kerusakan pada gigi, seperti gigi berlubang.
Situasi ini biasanya berkaitan dengan kebiasaan menjaga kebersihan mulut yang kurang optimal, misalnya tidak rutin menyikat gigi, menggunakan benda tajam untuk mengeluarkan sisa makanan, atau konsumsi makanan sebelum tidur yang tidak dibarengi pembersihan gigi.
Selain itu, sejumlah gangguan lain juga dapat memicu nyeri pada gigi, seperti radang gusi (gingivitis), infeksi berupa abses, peradangan jaringan penyangga gigi (periodontitis), hingga masalah pada gigi bungsu yang tumbuh tidak sempurna.
Kenapa Sakit Gigi Lebih Kuat saat Malam Hari?
Intensitas nyeri gigi sering kali terasa lebih kuat pada malam hari karena beberapa faktor. Saat tubuh berada dalam posisi berbaring, aliran darah ke area gigi meningkat sehingga sensasi berdenyut menjadi lebih jelas.
Di waktu yang tenang, perhatian juga lebih terfokus pada rasa tidak nyaman, membuat nyeri terasa lebih nyata.
Selain itu, kebiasaan makan menjelang tidur dapat meninggalkan sisa makanan, asam, atau gula yang memicu iritasi pada gigi dan gusi.
Cara Tidur Tenang saat Sakit Gigi
Kompres Dingin untuk Meredakan Nyeri
Caranya cukup bungkus es dengan handuk tipis dan tempelkan pada sisi gigi yang sakit selama 10-15 menit. Paparan suhu dingin membuat pembuluh darah di sekitar area nyeri mengecil, sehingga sirkulasi darah yang memicu rasa sakit dapat menurun.
Tidur dengan Kepala Lebih Tinggi
Saat sedang berbaring, aliran darah menuju semakin meningkat. Sehingga dengan posisi kepala lebih tinggi dengan bantuan bantal tambahan akan membantu membatasi aliran darah menuju area yang bermasalah, sehingga tekanan dan sensasi nyeri dapat diminimalkan.
Kumur Air Garam Hangat
Air garam adalah antiseptik alami yang membantu mengurangi bengkak dan membersihkan area sekitar gigi yang bermasalah. Caranya dengan campurkan setengah sendok teh garam ke dalam satu gelas air hangat.
Setelah larut, gunakan air tersebut untuk berkumur selama kurang lebih 30 detik, kemudian keluarkan kembali.
Menempelkan Bawang Putih
Kandungan antibakteri yang ada di bawang putih dapat membantu menekan pertumbuhan bakteri penyebab nyeri.
Cara menggunakannya cukup sederhana, yakni tempelkan bawang putih pada gigi yang terasa sakit.
Berkumur dengan Hidrogen Perosida
Hidrogen peroksida dapat membantu meredakan sakit gigi pada malam hari dengan mengurangi plak serta peradangan gusi, sekaligus membantu mengatasi gusi berdarah.
Larutan ini harus diencerkan sebelum digunakan atau dapat diganti dengan obat kumur yang mengandung hidrogen peroksida, lalu dibilas kembali dengan air bersih.
Gunakan Obat Pereda Nyeri
Jika rasa sakit sudah sangat mengganggu, menggunakan obat pereda nyeri adalah salah satu solusinya. Beberapa obat yang bisa digunakan seperti naproxen, acetaminophen, maupun ibuprofen dapat digunakan untuk menekan rasa nyeri pada gigi.
Penggunaannya perlu disesuaikan dengan petunjuk yang tertera agar tetap aman dan efektif.
Baca Juga: Cara Menyikat Gigi Sensitif agar Tidak Ngilu, Ini Panduan Lengkapnya
Jangan Tunda ke Dokter Gigi
Tips-tips di atas sifatnya hanya pertolongan sementara. Jika sakit gigi sudah mengganggu tidur, berarti ada masalah yang harus segera ditangani.
Dokter gigi biasanya melakukan pemeriksaan fisik dan rontgen, untuk mengetahui sumber rasa tidak nyaman.
Setelah penyebabnya ditemukan, dokter dapat menentukan langkah perawatan yang tepat.
Sakit gigi dapat mengganggu waktu istirahat dan menurunkan kualitas tidur karena nyerinya kerap semakin terasa pada malam hari.
Berbagai langkah sederhana seperti kompres dingin, menjaga posisi kepala tetap tinggi, berkumur air garam, menggunakan bahan alami seperti bawang putih, hingga memanfaatkan obat pereda nyeri dapat membantu meredakan keluhan untuk sementara waktu.
Meskipun demikian, semua metode tersebut tidak menggantikan pemeriksaan medis.
Jika nyeri terus berulang atau mengganggu tidur secara signifikan, pemeriksaan langsung ke dokter gigi sangat diperlukan agar sumber masalah dapat ditangani secara tepat dan permanen.
Shera Amalia Ghaitsa (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







