PIK2 Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program UPIK CERDAS di Kabupaten Tangerang

AKURAT.CO PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PIK2) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk UPIK CERDAS kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung pencegahan stunting di Kabupaten Tangerang.
Program yang dijalankan Community Development PIK2 tersebut merupakan singkatan dari Upaya PIK2 Cegah dan Atasi Bersama Stunting.
Melalui program ini, PIK2 tidak hanya memberikan bantuan kesehatan, tetapi juga melakukan pemantauan tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu hamil secara berkelanjutan sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.
Kegiatan terbaru UPIK CERDAS digelar di Desa Tanjung Burung dan Desa Tegal Angus, Kabupaten Tangerang, dengan fokus pada pemeriksaan kesehatan balita dan ibu hamil yang masuk kelompok rentan.
Program tersebut menyasar tiga kelompok utama, yakni bayi di bawah dua tahun (baduta) yang mengalami stunting, baduta dengan kondisi gizi kurang, serta ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronik (KEK).
PIK2 menilai pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan karena kondisi kesehatan dan asupan gizi ibu sangat memengaruhi tumbuh kembang anak sejak dalam kandungan hingga masa awal kehidupan.
Salah satu peserta kegiatan, Rina Marlina, mengaku terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan balita tersebut.
Warga Desa Tegal Angus itu membawa anaknya yang berusia 18 bulan untuk memantau perkembangan kesehatan dan berat badan.
Baca Juga: Ekonomi di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera Mulai Bangkit, Transaksi E-commerce Tembus 13 Juta
“Dengan pemeriksaan seperti ini, saya jadi tahu perkembangan anak dan apa yang perlu diperbaiki dari pola makan maupun gizinya,” ujar Rina.
Menurutnya, banyak orang tua yang belum memahami tanda-tanda awal gangguan pertumbuhan pada anak karena secara fisik anak terlihat aktif dan sehat.
“Kadang anak terlihat lincah, jadi kita merasa baik-baik saja. Setelah diperiksa baru tahu ternyata gizinya perlu lebih diperhatikan,” katanya.
Hal serupa disampaikan Nur Aisyah, warga Desa Tanjung Burung yang sedang mengandung anak kedua.
Ia menilai pemeriksaan rutin bagi ibu hamil sangat penting untuk memastikan kondisi kesehatan ibu dan janin tetap terjaga.
“Saya jadi lebih tenang karena bisa mengetahui kondisi kesehatan selama kehamilan dan memastikan asupan makanan sudah cukup untuk bayi,” ujarnya.
Aisyah berharap program seperti UPIK CERDAS dapat terus dilakukan secara rutin karena banyak ibu hamil membutuhkan edukasi praktis terkait gizi dan kesehatan selama masa kehamilan.
Program UPIK CERDAS sendiri dirancang sebagai upaya berkelanjutan yang tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Selain pemeriksaan kesehatan, program ini juga menitikberatkan pada edukasi, pemantauan tumbuh kembang anak, dan pendampingan bagi kelompok rentan yang berisiko mengalami masalah gizi.
Melalui program tersebut, PIK2 ingin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa stunting bukan hanya berkaitan dengan tinggi badan anak, tetapi juga berpengaruh terhadap perkembangan otak, daya tahan tubuh, hingga kualitas generasi di masa depan.
Baca Juga: BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi KPP di Brebes, Tegaskan Komitmen Dukung Kepemilikan Rumah
PIK2 juga menegaskan bahwa keterlibatan dunia usaha dalam isu kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan sosial, khususnya di wilayah sekitar pengembangan kawasan.
Dengan pendekatan yang berkelanjutan, program UPIK CERDAS diharapkan mampu membantu menekan angka stunting di Kabupaten Tangerang sekaligus memperkuat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal




