Akurat Logo

Tingkatkan Daya Saing Sektor Kesehatan, IPMG Gandeng FKM UI Cetak Talenta Farmasi Berbasis Riset

Wahyu SK | 26 Mei 2026, 22:15 WIB
Tingkatkan Daya Saing Sektor Kesehatan, IPMG Gandeng FKM UI Cetak Talenta Farmasi Berbasis Riset
Kerja sama program magang antara IPMG dan FKM UI menjadi tonggak penting dalam mempersiapkan generasi unggul. Foto: IPMG

AKURAT.CO International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) menandatangan kerja sama Program Magang Bersertifikat dan Penulisan Tugas Akhir di Bidang Kesehatan Masyarakat.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Eksekutif IPMG, Ani Triana Rahardjo, dan Dekan FKM UI, Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, pada Senin (25/5/2026).

Langkah strategis ini menjadi tonggak penting dalam mempersiapkan generasi unggul yang siap menghadapi dinamika industri kesehatan dan farmasi global.

Kolaborasi ini selaras dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang bertujuan mengakselerasi inovasi pendidikan tinggi.

Tidak sekadar menawarkan praktik kerja biasa, program ini secara spesifik memberikan paparan langsung kepada mahasiswa mengenai ekosistem industri farmasi berbasis riset.

Baca Juga: Bayer dan Pipeline Dorong Pertumbuhan Farmasi di Masa Depan

Melalui kerja sama ini, IPMG beserta perusahaan anggotanya menyediakan wadah magang eksklusif bagi mahasiswa FKM UI.

Peserta magang akan mendapatkan bimbingan langsung dari pakar industri farmasi berbasis riset dan dosen pembimbing FKM UI.

Ketua IPMG, Evie Yulin, mengatakan bahwa kemitraan ini merupakan investasi jangka panjang untuk mewujudkan masa depan kesehatan Indonesia yang lebih baik dan tangguh.

"Indonesia memiliki ambisi besar untuk menjadi negara yang berdaya saing tinggi di sektor kesehatan. Oleh karena itu, IPMG mengambil langkah konkret untuk berkontribusi mencetak talenta muda yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki daya saing internasional. Kami berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dan akademisi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui inovasi medis yang berkualitas dan beretika tinggi," jelas Evie, dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026).

Selain program magang, kerja sama ini juga membuka peluang kolaborasi lebih luas antara perusahaan anggota IPMG dan sivitas akademika FKM UI.

Baca Juga: Darya-Varia Luncurkan Program D-STAR 2025, Sediakan Beasiswa untuk Mahasiswi Farmasi

Berbagai kegiatan edukatif seperti career days, factory visit, dan sesi berbagi pengetahuan tentang inovasi farmasi terkini direncanakan akan diselenggarakan secara berkala.

Hal ini bertujuan memberikan wawasan nyata kepada mahasiswa mengenai dunia industri farmasi berbasis riset. Mulai dari proses penemuan obat (drug discovery) hingga produk sampai ke tangan konsumen.

Dalam kesempatan yang sama, IPMG memaparkan pentingnya keberadaan obat inovatif di Indonesia dan peranan industri farmasi berbasis riset dalam sistem kesehatan global dan nasional.

Pemaparan ini menjadi bagian dari upaya IPMG untuk meningkatkan literasi dan apresiasi generasi muda terhadap proses panjang inovasi farmasi yang pada akhirnya berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.

Menyambut baik sinergi ini, Dekan FKM UI, Prof. Dr. Indri Hapsari Susilowati, menilai kolaborasi dengan IPMG sebagai langkah esensial dalam menghubungkan teori akademik dengan realitas industri.

Baca Juga: MDLA Resmi Jadi Mitra Distribusi PT Merck Tbk, Perkuat AAM di Pasar Farmasi Nasional

"Kolaborasi dengan IPMG merupakan langkah strategis FKM UI dalam menjembatani dunia akademik dan industri. Melalui program magang bersertifikat ini, mahasiswa kami tidak hanya mendapat pengalaman kerja nyata, tetapi juga pemahaman mendalam tentang kontribusi industri farmasi berbasis riset terhadap kesehatan masyarakat luas. Kami berharap kemitraan ini menjadi fondasi yang kuat bagi lahirnya generasi profesional kesehatan yang adaptif, inovatif, dan membawa dampak nyata bagi Indonesia," jelas Prof. Indri.

Kemitraan strategis ini mengukuhkan langkah IPMG sebagai mitra strategis bagi para pemangku kepentingan, termasuk institusi akademik terkemuka seperti FKM UI dalam mendorong lahirnya generasi profesional kesehatan yang kompeten, inovatif, dan berdaya saing global.

International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) merupakan asosiasi yang beranggotakan perusahaan-perusahaan farmasi multinasional berbasis riset di Indonesia.

Sebagai inovator yang menemukan dan mengembangkan molekul baru, anggota IPMG berkomitmen untuk mendorong inovasi, meningkatkan akses pasien terhadap obat-obatan berkualitas. Serta menjunjung standar etika tertinggi guna mendukung sistem kesehatan yang tangguh dan berdaya saing global.

Anggota IPMG antara lain Abbott, APL, AstraZeneca, B-Braun, Bayer, Baxter, Boehringer Ingelheim, Daewoong, Eisai, GSK, Menarini, Merck, Mitsubishi Tanabe, MSD, Meiji, Novartis, Novo Nordisk, Organon, Otsuka, Pfizer, Roche, Servier, Takeda, dan Wellesta.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

W
Reporter
Wahyu SK
W
Editor
Wahyu SK