Akurat Logo

Makan Malam Terlalu Larut? Ini Dampaknya bagi Kesehatan

Dani Zahra | 19 Juni 2026, 23:41 WIB
Makan Malam Terlalu Larut? Ini Dampaknya bagi Kesehatan
Makan malam. (Canva)

AKURAT.CO Bagi sebagian orang, makan malam larut sudah menjadi kebiasaan yang sulit dihindari.

Kesibukan pekerjaan, aktivitas yang padat, hingga kebiasaan begadang sering membuat waktu makan bergeser hingga mendekati jam tidur.

Baca Juga: 7 Tips Begadang Nonton Piala Dunia 2026 agar Tetap Fit dan Tidak Ngantuk Saat Beraktivitas

Meski terlihat sepele, kebiasaan makan malam terlalu larut ternyata dapat memengaruhi kesehatan tubuh jika dilakukan secara terus-menerus.

Para ahli kesehatan menyarankan untuk memberi jeda beberapa jam antara waktu makan malam dan waktu tidur.

Tujuannya agar sistem pencernaan memiliki cukup waktu untuk mengolah makanan dengan baik sebelum tubuh beristirahat.

1. Meningkatkan Risiko Gangguan Pencernaan

Makan tepat sebelum tidur dapat membuat lambung bekerja lebih keras saat tubuh seharusnya beristirahat.

Kondisi ini dapat memicu gangguan pencernaan seperti perut kembung, rasa tidak nyaman di perut, hingga naiknya asam lambung.

2. Kualitas Tidur Menurun

Tubuh yang masih aktif mencerna makanan dapat membuat tidur menjadi kurang nyenyak.

Beberapa orang bahkan lebih mudah terbangun di tengah malam atau mengalami kesulitan untuk tidur setelah makan dalam jumlah besar pada malam hari.

3. Berpotensi Menyebabkan Kenaikan Berat Badan

Makan malam larut sering kali disertai konsumsi makanan tinggi kalori, seperti makanan cepat saji, camilan manis, atau minuman tinggi gula.

Jika kebiasaan ini berlangsung terus-menerus tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup, risiko kenaikan berat badan dapat meningkat.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Dani Zahra
Reporter
Dani Zahra
Dani Zahra