Akurat Logo

​Duh! Malas Sikat Gigi Malam Bikin Kantong Jebol, usmile Luncurkan Solusi Pemutih Gigi Ekonomis

Nuzulul Karamah | 22 Juni 2026, 14:33 WIB
​Duh! Malas Sikat Gigi Malam Bikin Kantong Jebol, usmile Luncurkan Solusi Pemutih Gigi Ekonomis
Sikat Gigi

AKURAT.CO Bagi masyarakat urban, melakukan ritual skincare malam demi wajah glowing sebelum tidur sudah jadi kewajiban.

Tapi tahu tidak, ada satu ritual penting yang sering terlupakan dan dampaknya bisa bikin dompet kamu menangis.

​Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) mengungkap fakta ironis bahwa hanya 27,8% masyarakat Indonesia yang rajin sikat gigi sebelum tidur.

Padahal, menurut Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), melewatkan ritual ini adalah ancaman medis serius.

Saat kita tidur, produksi air liur menurun drastis sehingga bakteri berpesta pora berkembang biak, memakan sisa makanan manis, memicu plak, hingga merusak enamel gigi.

​Lebih ngeri lagi, data Global Oral Health Status Report dari WHO mencatat perawatan gigi menempati peringkat ke-3 sebagai domain kesehatan dengan biaya terbesar di dunia (mencapai USD 100,87 miliar), tepat di bawah Diabetes dan Kardiovaskular.

Nah, gara-gara kebiasaan sepele melewatkan sikat gigi malam, 72,2% orang Indonesia berpotensi mengeluarkan uang lebih banyak untuk biaya berobat ke dokter gigi.

Baca Juga: Cara Sikat Gigi yang Benar untuk Pengguna Behel

​Menjawab keresahan tersebut, usmile Indonesia resmi meluncurkan usmile Strength White, produk pasta gigi pemutih terbaru yang siap jadi penyelamat gigi sekaligus isi dompetmu.

​Pasta gigi ini mengombinasikan Domiphen Bromide sebagai antiseptik pensteril bakteri dan sodium carbonate yang aktif menjaga keseimbangan pH rongga mulut hingga 8 jam—pas dengan waktu tidur orang dewasa.

Tak hanya itu, buat kamu pencinta kopi, teh, atau perokok, kandungan 3in1 Pro White (perpaduan Baking Soda dan Calcium Carbonate) di dalamnya ampuh mengangkat noda kuning yang menempel seharian.

Setelah noda hilang, kandungan Tetrasodium Pyrophosphate akan melapisi enamel gigi agar noda baru tidak gampang menempel lagi.

​Kehadiran produk inovatif ini disambut hangat oleh pasar.

Michelle, Country Manager usmile Indonesia & Malaysia, menjelaskan bagaimana nilai pencegahan ini kian diminati masyarakat.

​"Kehadiran produk terbaru ini merupakan wujud nyata dari brand value usmile, yakni Prevention over Treatment. Menurut kami nilai ini semakin disadari oleh konsumen, yang tercermin pada penjualan usmile tercatat konsisten bertumbuh. Setelah sukses mencatatkan lonjakan penjualan eksponensial hingga 182% pada bulan Ramadan 2026 lalu, performa penjualan usmile di bulan April kembali meningkat sebesar 20%, bahkan produk terbaru kami Optical White berhasil jadi top produk oral care di TikTok Shop pada minggu kedua di bulan Juni 2026," terang Michelle.

Baca Juga: 4 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Menggunakan Sikat Gigi Elektrik

​Peluncuran ini terasa kian relevan di tengah situasi makroekonomi yang sedang menantang, ditandai dengan melemahnya nilai tukar Rupiah yang menembus Rp18.200/USD, anjloknya IHSG di bawah level 5.400, serta data BPS yang menunjukkan penyusutan kelas menengah menjadi 47 juta jiwa.

​Melihat fenomena ini, usmile menangkap adanya pergeseran perilaku konsumen yang menarik ke arah tren kecantikan dan perawatan diri.

​Menurut Michelle, di tengah pukulan ekonomi saat ini, usmile Indonesia melihat adanya fenomena 'Lipstick Effect,' di mana konsumen menunda pengeluaran besar namun semakin selektif berinvestasi pada produk perawatan premium yang berdampak langsung pada kualitas hidup mereka.

"Hal ini membuktikan pergeseran perilaku konsumen yang kini memandang senyum sehat sebagai aset estetika utama, mempertegas bahwa oral care is the new part of beauty & care," imbuhnya.

​Bukan cuma urusan estetika senyum, usmile juga membawa misi pemberdayaan ekonomi digital di tengah situasi sulit ini.

Mengingat rekam jejak penjualan usmile yang selalu positif, mereka membuka peluang kemitraan melalui sektor affiliate marketing sebagai jaring pengaman finansial bagi masyarakat produktif.

​Dengan jumlah kreator afiliasi aktif di Indonesia yang kini menembus 3 juta orang berdasarkan data idEA, program ini diharapkan bisa menjadi salah satu motor penggerak stabilitas finansial bagi ekosistem kreatornya.

Lewat integrasi kesehatan preventif dan ekonomi komunitas ini, usmile tak cuma sekadar meluncurkan pasta gigi, tapi Jurassic menjadi solusi gaya hidup modern yang menyokong daya tahan finansial masyarakat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.