Tahun Ajaran Baru Jadi Momen Tepat Periksa Mata Anak, Miopia Perlu Dideteksi Sejak Dini

AKURAT.CO Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, orang tua umumnya fokus menyiapkan seragam dan perlengkapan sekolah anak. Namun, pemeriksaan kesehatan mata juga menjadi hal penting karena berpengaruh terhadap proses belajar anak di sekolah.
Gangguan penglihatan seperti miopia atau mata minus sering kali tidak disadari hingga kondisinya sudah cukup tinggi. Akibatnya, banyak anak baru diketahui mengalami gangguan penglihatan setelah mulai kesulitan melihat papan tulis atau mengikuti pelajaran.
Miopia dapat berkembang secara bertahap selama masa pertumbuhan anak. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi tersebut berpotensi membuat minus mata terus bertambah dan memengaruhi kualitas penglihatan dalam jangka panjang.
Orang tua perlu mewaspadai tanda-tanda seperti anak sering memicingkan mata atau membaca dari jarak terlalu dekat. Kebiasaan duduk dekat televisi, sering maju ke depan saat belajar dan mengucek mata berlebihan juga perlu diperhatikan.
Pemeriksaan mata secara berkala dinilai penting untuk mendeteksi gangguan penglihatan lebih awal. Penanganan miopia kini juga tidak hanya berfokus pada penggunaan kacamata biasa, tetapi mencakup upaya untuk mengendalikan pertambahan minus pada anak.
Salah satu teknologi yang digunakan dalam manajemen miopia adalah Defocus Incorporated Multiple Segments (DIMS). Teknologi tersebut diterapkan pada lensa terapi MiYOSMART dari HOYA yang dirancang untuk membantu menahan pertumbuhan minus pada mata anak.
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Akurat.co, Selasa (30/6/2026), HOYA menjalankan kampanye 'Mulai Lebih Awal' untuk meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya pemeriksaan mata sejak dini. Kampanye ini bertujuan mendorong deteksi miopia lebih awal pada anak.
Sebagai bagian dari program tersebut, HOYA menyediakan subsidi sebesar Rp2.000.000 untuk pembelian lensa terapi MiYOSMART. Program ini berlaku di optik rekanan HOYA di seluruh Indonesia hingga akhir Agustus 2026.
Deteksi dan penanganan sejak dini diharapkan dapat membantu mengendalikan perkembangan miopia pada anak. Upaya tersebut juga dinilai penting untuk menjaga kualitas penglihatan anak dalam jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







