Akurat Logo

Mengapa Sinusitis Sering Kambuh? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Redaksi Akurat | 3 Juli 2026, 22:46 WIB
Mengapa Sinusitis Sering Kambuh? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya
Sinusitis

AKURAT.CO Sinusitis merupakan salah satu penyakit pernapasan yang kerap kambuh, terutama saat daya tahan tubuh menurun dan kondisi lingkungan sedang tidak bersahabat.

Bagi sebagian orang, sinusitis bisa menjadi masalah yang berulang dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Lalu, apa penyebab sinusitis sering kambuh dan bagaimana cara mencegahnya agar tidak terus berulang? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Baca Juga: Ashanty Terkejut Divonis Sinusitis Kronis Meski Sudah Pernah Diramal Dokter

Apa Itu Sinusitis?

Sinusitis adalah peradangan pada dinding sinus, yaitu rongga kecil berisi udara yang terletak di sekitar hidung, dahi, dan pipi.

Dalam kondisi normal, sinus berfungsi menghasilkan lendir untuk menyaring udara dari bakteri dan partikel berbahaya, serta membantu mengatur suhu dan kelembapan udara yang dihirup.

Ketika terjadi peradangan, saluran sinus dapat tersumbat karena produksi lendir meningkat secara berlebihan. Penumpukan lendir ini menghambat aliran udara di rongga sinus, sehingga menimbulkan tekanan dan rasa nyeri di sekitar wajah.

Akibatnya, penderita sering mengalami gejala seperti hidung tersumbat, sakit kepala, dan rasa tidak nyaman di area hidung maupun dahi.

Jika kondisi ini terjadi berulang kali, bisa jadi kamu mengalami sinusitis kambuh. Dilansir dari Alodokter, sinusitis dikategorikan kambuh apabila seseorang mengalaminya lebih dari empat kali dalam setahun, meskipun setiap episode berlangsung singkat.

Kondisi ini disebut sinusitis berulang dan umumnya dipicu oleh faktor kesehatan maupun lingkungan.

Penyebab Sinusitis Sering Kambuh

Berikut ini beberapa penyebab utama yang membuat sinusitis mudah kambuh:

1. Infeksi Virus dan Bakteri

Pilek atau flu akibat virus seperti rhinovirus atau virus influenza bisa menyebabkan pembengkakan pada rongga hidung dan sinus. Ketika saluran lendir tersumbat, bakteri bisa ikut tumbuh dan memperparah peradangan. Inilah alasan mengapa sinusitis sering muncul setelah seseorang sembuh dari flu.

2. Alergi (Rinitis Alergi)

Rinitis alergi menjadi salah satu penyebab paling umum sinusitis kambuh. Alergen seperti debu, serbuk sari, bulu hewan, dan jamur dapat memicu reaksi peradangan yang menyebabkan pembengkakan dan penumpukan lendir di rongga hidung.

3. Polip Hidung

Pertumbuhan jaringan kecil atau polip di dalam hidung bisa menghambat aliran udara dan lendir. Akibatnya, sinus menjadi tempat ideal bagi bakteri berkembang, sehingga peradangan mudah kambuh kembali.

4. Udara Kering

Udara kering membuat lendir di hidung menjadi kental dan sulit keluar. Hal ini sering terjadi saat cuaca dingin atau saat menggunakan pendingin ruangan terlalu lama. Kondisi ini membuat sinus mudah tersumbat dan menimbulkan gejala kambuh.

5. Paparan polusi dan Asap Rokok

Paparan asap rokok dan polusi udara dapat mengiritasi dinding saluran pernapasan serta merusak silia, yaitu bulu halus di dalam hidung yang berfungsi membersihkan lendir. Kerusakan pada silia membuat lendir sulit dikeluarkan, sehingga menumpuk dan akhirnya memicu peradangan berulang.

6. Kelainan Struktur Hidung

Deviasi septum, yaitu kondisi ketika tulang hidung bengkok, atau adanya kelainan bentuk rongga hidung dapat mengganggu aliran udara di saluran pernapasan. Akibatnya, saluran sinus menjadi sempit dan lendir sulit keluar, sehingga meningkatkan risiko terjadinya infeksi berulang.

7. Infeksi Gigi

Infeksi pada gigi geraham atas dapat menyebar ke sinus maksilaris karena letaknya berdekatan. Bila tidak diobati infeksi tersebut bisa menyebabkan sinusitis kambuh kembali.

Baca Juga: Sindir Artis Oplas Alasan Sinusitis, Nikita Mirzani: Gue Udah 8 Kali, Ngaku Aja Emang Pengin Lebih Cantik

Gejala Sinusitis

Saat sinusitis kambuh, beberapa gejala yang umum muncul antara lain:

  • Hidung tersumbat atau meler.

  • Nyeri di area wajah, terutama dahi dan pipi).

  • Sakit kepala.

  • Lendir kental berwarna kuning atau hijau.

  • Postnasal drip (lendir menetes ke tenggorokan).

  • Penurunan kemampuan mencium bau.

  • Batuk.

  • Rasa lelah atau tidak enak badan.

Jika gejala ini muncul berulang kali, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter THT untuk mengetahui penyebab pastinya dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Cara Mencegah Sinusitis Kambuh

Sinusitis yang sering kambuh dapat dicegah dengan menjaga kesehatan saluran pernapasan dan menghindari faktor-faktor pemicunya. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah sinusitis kambuh:

1. Jaga Kebersihan Hidung

Menjaga kebersihan hidung merupakan langkah penting untuk mencegah sinusitis kambuh. Gunakan larutan air garam (saline) untuk membilas hidung atau menghirup uap hangat. Cara ini membantu membersihkan lendir, debu, serta alergen yang menempel di saluran pernapasan, sehingga aliran udara tetap lancar dan risiko infeksi dapat diminimalkan.

2. Gunakan Humidifier

Menggunakan humidifier dapat membantu menjaga kelembapan udara di dalam ruangan. Udara yang lembap mencegah saluran hidung menjadi kering, sehingga risiko iritasi dan kambuhnya sinusitis dapat berkurang. Pastikan humidifier dibersihkan secara rutin agar tidak menjadi tempat tumbuhnya jamur atau bakteri.

3. Hindari Alergen dan Polusi

Hindari paparan debu, asap rokok, serta bau kimia yang menyengat. Jika kamu memiliki alergi tertentu, segera minum obat antihistamin sesuai ajuran dokter.

4. Istirahat yang Cukup dan Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Istirahat yang cukup dan asupan cairan yang memadai membantu tubuh memperkuat sistem imun dalam melawan infeksi penyebab sinusitis. Minum air putih secara teratur juga menjaga kelembapan saluran pernapasan serta membuat lendir lebih encer, sehingga lebih mudah dikeluarkan dari hidung.

5. Atasi Masalah Hidung dan Gigi

Jika terdapat polip, infeksi gigi, atau kelainan tulang hidung, sebaiknya segera periksa ke dokter. Penanganan medis seperti operasi kecil mungkin diperlukan agar sinusitis tidak terus berulang atau kambuh.

Sinusitis yang sering kambuh dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi virus, alergi, polip hidung, hingga paparan polusi udara. Karena itu, penting menjaga kebersihan hidung, menghindari alergen, dan memperkuat daya tahan tubuh agar kondisi ini tidak mudah berulang.

Namun, jika gejala tidak kunjung membaik setelah lebih dari 10 hari atau terjadi berulang kali dalam satu tahun, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Dokter mungkin akan memberikan pengobatan tambahan seperti semprotan kortikosteroid, antibiotik, atau terapi alergi sesuai penyebabnya.

Dengan pengobatan rutin dan pola gaya hidup sehat, kamu dapat mengurangi risiko sinusitis kambuh dan kembali bernapas lega setiap hari.

Vania Tri Yuniar (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R